Keluarga Korban Sebut Ada Kejanggalan dalam Rekonstruksi Bripda HS

Indonesia Berita Berita

Keluarga Korban Sebut Ada Kejanggalan dalam Rekonstruksi Bripda HS
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 30 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 15%
  • Publisher: 92%

Kuasa hukum keluarga korban, Jundri R Berutu, mencatat sejumlah kejanggalan dalam adegan yang diperagakan pelaku anggota Densus 88, Bripda HS. Ia mengatakan saat rekonstruksi, Bripda HS membunuh korban saat mobil terhenti.

KELUARGA korban Sony Rizal Tahitoe, 59, menyebut ada kejanggalan saat rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan penyidik di Polda Metro Jaya pada Kamis lalu.

Selain itu, pihaknya menilai proses rekonstruksi tidak menyebut berapa kali Bripda HS menusuk korban. Berdasarkan penelusuran pihak keluarga, korban tidak hanya ditusuk, tapi juga disayat di bagian leher. "Keluarga meminta kepada Bapak Kapolri dan Kapolda agar dilakukan rekonstruksi ulang di TKP," katanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan dalam rekonstruksi tersebut, Bripda HS yang merupakan anggota Densus 88 Antiteror itu memperagakan 40 adegan. Bripda HS memperagakan adegan sebelum, saat, hingga sesudah peristiwa pembunuhan.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Tertinggalnya Tas di Mobil Korban jadi Barbuk Polisi Tangkap Bripda HSTertinggalnya Tas di Mobil Korban jadi Barbuk Polisi Tangkap Bripda HStertinggalnya tas Bripda HS di mobil korban berinisial SRT, 59, menjadi barang bukti penting bagi Kepolisian untuk menangkap tersangka kasus pembunuhan tersebut
Baca lebih lajut »

Usai Kabur, Bripda Haris Kembali ke Mobil Korban karena Tas Isi KTA TertinggalUsai Kabur, Bripda Haris Kembali ke Mobil Korban karena Tas Isi KTA TertinggalSetelah kabur, Haris baru ingat tasnya ada di mobil korban. Haris kembali mendekati mobil tapi korban tak membuka pintu mobil sehingga dia kabur lagi.
Baca lebih lajut »

Usai Bunuh Sopir Taksi Online, Bripda HS Mengaku Jadi Korban PerampokanUsai Bunuh Sopir Taksi Online, Bripda HS Mengaku Jadi Korban PerampokanSetelah mencuci bercak darah pada wajah dan jaket, Bripda HS bertolak ke Terminal Kampung Rambutan naik angkot.
Baca lebih lajut »

Kasus Pembunuhan Sopir Taksi Online, Bripda HS Gagal Rampas Mobil Karena Korban Segera Kunci PintuKasus Pembunuhan Sopir Taksi Online, Bripda HS Gagal Rampas Mobil Karena Korban Segera Kunci PintuAnggota Densus 88 Bripda HS gagal merampas mobil setelah melukai sopir taksi online. Korban dengan cepat mengunci pintu mobil.
Baca lebih lajut »

Polisi Sebut Wanita Korban Tabrak Lari dalam Kondisi Hidup Saat DibuangPolisi Sebut Wanita Korban Tabrak Lari dalam Kondisi Hidup Saat DibuangPria berinisial ERA (26), tega membuang korban yang ditabraknya di Jalan Raya Sawangan, Depok. Korban, Ellyefen (53) dibuang oleh ERA dalam kondisi masih hidup!
Baca lebih lajut »

Komisi IX DPR Minta BPOM Datangi Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut AnakKomisi IX DPR Minta BPOM Datangi Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut AnakAnggota Komisi IX DPR RI Nur Nadlifah meminta Kepala Badan POM Penny Lukito dan jajarannya untuk mendatangi keluarga korban gagal ginjal pada anak.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 02:38:33