Dari lahan gambut ini, kelompok tani mampu menghasilkan 6 hingga 8 ton sayur per hari, untuk disuplai ke beberapa pasar tradisional di Pontianak.
- 30 Oktober 2023, 16:30 WIBPONTIANAK, KOMPAS.TV - Di hamparan lahan seluas setidaknya 20 hektare ini, setiap harinya para petani dengan semangat melakukan berbagai aktivitas pertanian, seperti menyemai, menanam, hingga memanen berbagai jenis sayur, seperti sawi, kangkung, bayam, selada dan lain sebagainya.
Lahan gambut yang kerap terjadi karhutla di saat musim kemarau, justru mampu dimanfaatkan dengan baik oleh kelompok tani ini untuk menghasilkan sayur mayur berkualitas. Sebab jika memasuki musim penghujan, kondisi lahan yang kerap tergenang banjir, menyebabkan sayur mati dan mengakibatkan gagal panen.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Anies Tegaskan AMIN Membawa Misi Perubahan di Pilpres 2024, Tapi Ada Kelompok yang Menolak PerubahanAnies mengatakan ada kelompok-kelompok yang menolak perubahan dan tak menginginkan hal tersebut terjadi.
Baca lebih lajut »
Satgas Cartenz Identifikasi Enam Korban Penembakan KST, Dua tanpa Kartu IdentitasSatgas Damai Cartenz berhasil mengidentifikasi enam korban pembunuhan yang dilakukan kelompok separatis teroris (KST).
Baca lebih lajut »
Teka-teki Video Animasi Pak Tani dan Mawar Kecil, Sindir Jokowi dan PSI?Animasi viral berjudul 'Pak Tani dan Mawar' diduga sindir Jokowi dan PSI.
Baca lebih lajut »
Pembangunan infrastruktur di Pontianak memberi peluang UMKMWali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan bahwa setiap ada infrastruktur yang dibangun pemerintah terus memberikan peluang bagi usaha mikro, ...
Baca lebih lajut »