Dalam rangka memburu empat pelaku penembakan istri anggota TNI, Kapolrestabes Semarang bersama Dandim 0733 Semarang, menyebarkan ciri-ciri pelaku. Dari analisis tim gabungan TNI-Polri, keempat pelaku diduga tidak profesional dalam penggunaan senjata api.
Dari analisis tim gabungan TNI-Polri, keempat pelaku diduga tidak profesional, dalam penggunaan senjata api, dari cara membidik serta melumpuhkan korban.Pelaku tampak menunggu di ujung jalan, dekat rumah korban yang baru pulang jemput anak sekolah.
Sementara itu kepala Kodim 0733 BS Semarang, telah memerintahkan jajarannya, turut mencari keempat pelaku penembakan.Sementara keluarga korban, saat ini menginap di Asrama Yon ArhaNudse 15, untuk mencegah kemungkinan kejadian serupa.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tim Gabungan TNI-Polri Selidiki Penembakan Istri Anggota TNI di SemarangGuna mengungkap kasus penembakan terhadap seorang istri anggota TNI di Semarang, tim gabungan TNI-Polri melakukan upaya penyelidikan dan penyidikan.
Baca lebih lajut »
Polisi ungkap ciri dan peran pelaku penembakan istri TNI di SemarangPolrestabes Semarang mengungkapkan ciri-ciri dan peran empat pelaku penembakan terhadap R (34), istri anggota Yonarhanud 15/DBY, di Semarang, Senin ...
Baca lebih lajut »
Istri Anggota TNI di Semarang Ditembak OTK - tvOneSeorang istri anggota TNI di Kota Semarang, Jawa Tengah ditembak oleh orang tidak dikenal sesaat korban menjemput anak perempuannya dari sekolah. - tvOne
Baca lebih lajut »
Penembakan Istri Anggota TNI di Semarang, Polisi: Pelaku 4 OrangPolisi menyebut orang tak dikenal yang menembak istri anggota TNI di Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Senin (18/7/2022) berjumlah empat orang.
Baca lebih lajut »
Polisi sebut penembakan istri anggota TNI di Semarang terencanaKapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan peristiwa penembakan terhadap perempuan berinisial R (34) yang merupakan istri seorang anggota TNI di ...
Baca lebih lajut »