Harga saham BTN meningkat 11 persen pada perdagangan Senin.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Saham PT Bank Tabungan Negara Tbk menjadi incaran para investor. Hal ini dikarenakan BTN digadang-gadang akan mengelola dana Badan Pengelola Tapera dengan porsi paling besar. Baca Juga Hal ini menyusul dikeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tabungan Perumahan Rakyat .
Pada penutupan perdagangan Senin saham berkode emiten BBTN melonjak 11,37 persen ke level Rp 1.175. Transaksi saham BBTN juga cukup besar dengan volume perdagangan mencapai 3,4 juta lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 400 miliar. Pada penutupan sesi I perdagangan Selasa, saham BTN berada di level Rp 1.220, naik 3,83 persen dibandingkan penutupan kemarin.
“BBTN akan meraih tambahan likuiditas karena pelonggaran Giro Wajib Minimum , sehingga NIM bisa naik dengan cost of fund yang makin rendah karena tambahan kuota dari skema Subsidi Selisih Bunga ,” jelasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kehadiran Tapera Berdampak Positif Bagi Saham BTNSalah satu saham perbankan yang akan direspon positif pelaku pasar saat ini adalah Bank BTN setelah hadirnya Tapera. BTN
Baca lebih lajut »
Saham BTN Terdongkrak Tapera?Saham sektor perbankan dinilai prospektif untuk dikoleksi pelaku pasar di tengah pergerakan harga saat ini.
Baca lebih lajut »
Kehadiran Tapera Berdampak Positif Bagi Saham BTNSalah satu saham perbankan yang akan direspon positif pelaku pasar saat ini adalah Bank BTN setelah hadirnya Tapera. BTN
Baca lebih lajut »
Saham BTN Terdongkrak Tapera?Saham sektor perbankan dinilai prospektif untuk dikoleksi pelaku pasar di tengah pergerakan harga saat ini.
Baca lebih lajut »