Agen asuransi perlu memperluas kemampuan advisor untuk meningkatkan premi.
REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Pertumbuhan agen asuransi jiwa di Indonesia mengalami tantangan dalam tiga tahun terakhir ini. Bahkan, kondisi tersebut menjadi masa-masa kritis bagi seorang agen.
Sementara Presiden MDRT Internasional Ross Vanderwolf menambahkan perkembangan fintech dan digitalisasi asuransi yang kian pesat di dunia seperti di China dan Australia, bank mulai gunakan digital pelayanan dalam memberikan layanan kepada nasabah. "Jadi China sangat memungkinkan dalam penerapan strategi menjaga retensi bagi pertumbuhan member MDRT dan agen asuransi jiwa," ucapnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sempat Bicarakan Lukaku, Presiden Napoli Kena Akal-akalan AgenNapoli sempat membicarakan kans mendatangkan Romelu Lukaku. Presiden Aurelio De Laurentiis mengatakan hal itu cuma akal-akalan agen sang pemain. Begini kata Presiden Napoli: romelulukaku napoli via detiksport
Baca lebih lajut »
Bersosialisasi di Rusia Tanpa Kehadiran VodkaMeskipun dikenal sebagai minuman khas Rusia, Vodka bukan satu-satunya cara untuk bersosialisasi.
Baca lebih lajut »
Kehadiran Sobat Ambyar Menambah Energi untuk Didi KempotPenyanyi campursari Didi Prasetyo atau Didi Kempot berterima kasih kepada anak-anak muda yang ramai kembali mendengarkan lagu-lagu miliknya.
Baca lebih lajut »
Kehadiran Sahabat Terbukti Membuat Sehat dan BahagiaPersahabatan memainkan peran penting untuk kesehatan dan kebahagiaan
Baca lebih lajut »
Kemarau Picu Meningkatnya Penyakit Ispa dan Diare
Baca lebih lajut »
Analis membaca sinyal politik kehadiran Prabowo dalam Kongres PDIPAnalis politik Pangi Syarwi Chaniago menilai kehadiran Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dalam Kongres PDI Perjuangan 8-10 Agustus 2019, di Bali, akan ...
Baca lebih lajut »