Kecemasan pada Anak-Anak Picu Pikiran untuk Bunuh Diri

Indonesia Berita Berita

Kecemasan pada Anak-Anak Picu Pikiran untuk Bunuh Diri
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 23 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 51%

Sebuah studi terbaru mengungkapkan depresi, kecemasan dan gangguan obsesif kompulsif (OCD) menjadi alasan utama mengapa...

Sebuah studi terbaru mengungkapkan depresi, kecemasan dan gangguan obsesif kompulsif menjadi alasan utama mengapa anak-anak berpikir tentang bunuh diri. - Depresi, kecemasan dan gangguan obsesif kompulsif menjadi alasan utama mengapa anak-anak berpikir tentang bunuh diri. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Archives of Suicide Research mengungkapkan faktor-faktor yang dapat memicu gagasan bunuh diri pada kelompok usia pra-remaja.

Para peneliti mempelajari sekelompok 720 anak laki-laki dan 794 perempuan yang belajar di 13 sekolah di Reus. Mereka dipantau selama tiga periode perkembangan sesuai dengan kelompok umur 10 tahun, 11 tahun dan 13 tahun.Pada awal penelitian, para siswa menjawab serangkaian tes psikologis yang digunakan untuk mendeteksi yang mana dari mereka yang menunjukkan gejala emosional yang berkaitan dengan depresi, kecemasan dan gangguan obsesif kompulsif .

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Anak-anak Maimun Zubair Ingin Cegah Ayahnya Berangkat HajiAnak-anak Maimun Zubair Ingin Cegah Ayahnya Berangkat HajiGus Mus menuturkan, anak-anak Maimun Zubair mengutus santri kesayangannya agar menyampaikan keingin mereka mencegah ayahnya beribadah haji.
Baca lebih lajut »

Apakah Lansia yang Bermain Dengan Anak-anak Bisa Lebih Sehat dan Gembira?Apakah Lansia yang Bermain Dengan Anak-anak Bisa Lebih Sehat dan Gembira?Sebuah eksperimen sosial sedang dilakukan di Australia dengan melibatkan sejumlah orang lansia dan sekelompok anak-anak di bawah usia lima tahun
Baca lebih lajut »

Viral Video Anak-anak Bermain dengan Pusaran Angin, Ini Kata Para AhliViral Video Anak-anak Bermain dengan Pusaran Angin, Ini Kata Para AhliDi Indonesia, banyak anak-anak senang bermain dengan pusaran angin sebagaimana tersebar di media sosial. Namun aman kah kegiatan tersebut?
Baca lebih lajut »

Cara Hamish Daud Ajari Anak untuk Bebas Plastik sejak DiniCara Hamish Daud Ajari Anak untuk Bebas Plastik sejak DiniHamish Daud sudah membiasakan anaknya yang berusia 5 bulan sebisa mungkin hidup tanpa plastik.
Baca lebih lajut »

Menggemaskan, 6 Bekal Kreatif untuk Anak yang Bisa Ditiru Para IbuMenggemaskan, 6 Bekal Kreatif untuk Anak yang Bisa Ditiru Para IbuKreatifitas tak hanya dibutuhkan di tempat kerja, melainkan kreatifitas juga diperlukan oleh ibu-ibu rumah tangga dalam merawat anak-anaknya.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 12:36:37