Kebakaran Rumah di Tanah Abang, 56 Personel Damkar Dikerahkan, Jalanan Macet TempoMetro
TEMPO.CO, Jakarta - Kebarakan melanda rumah di Jalan Tanah Abang 5 Rt03/Rw03 Kelurahan Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat. Kepala Seksi Publikasi dan Pemberdayaan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Saepuloh menuturkan kebakaran terjadi sekira pukul 17.00 WIB.'Waktu terima berita 17.35 bersumber informasi dari telepon masyarakat,' ujar Saepuloh saat dihubungi, Ahad, 26 Februari 2023.Jenis bangunan yang terbakar adalah tempat tinggal bangunan rendah.
Berdasarkan pantauan Tempo di lokasi, petugas pemadam kebakaran tengah berupaya memadamkan api yang saat ini masih terlihat membumbung tinggi.Petugas masih berlalu lalang mengatur selang pemadaman. 'Pengerahan 56 personel dengan 14 unit pemadam,' tutur Saepuloh.Warga terlihat berbondong-bondong membawa kendaraan dan barang berharga yang masih bisa di selamatkan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kerap Lakukan Pungli, 10 Preman Pasar Tanah Abang Ditangkap PolisiPolsek Tanah Abang menangkap sebanyak 10 orang preman yang kerap melakukan pungutan liar (pungli). Mereka ditangkap usai video yang dilakukan para preman di Pasar...
Baca lebih lajut »
Pelecehan Seksual di Transjakarta Terjadi Lagi, Kini Korban Anak-AnakSeorang penumpang Transjakarta rute Kampung Melayu-Tanah Abang via Cikini mengalami pelecehan seksual pada Sabtu kemarin
Baca lebih lajut »
Kebakaran 3 Rumah di Menteng Jakarta Pusat, Ada Suara LedakanTerdengar suara ledakan dalam kebakaran yang melanda tiga rumah kontrakan di Jalan Matraman Dalam 3, Menteng, Jakarta Pusat.
Baca lebih lajut »
Kebakaran Penatu di Cirebon, Satu Warga Meninggal Dunia |Republika OnlineSaat kebakaran, dilaporkan ada tiga karyawan di rumah yang juga penatu di Cirebon.
Baca lebih lajut »
Rumah-rumah Petak Langganan Banjir di Cawang yang Sepi PengontrakKawasan Permukiman warga di Cawang, Jaktim erap kebanjiran. Pemilik rumah petak sekitar harus menelan pil pahit lantaran kontrakan nya sepi peminat.
Baca lebih lajut »