Sampai 31 Juli 2020, lebih dari 38 ribu hektare area lahan terbakar.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kebakaran hutan dan lahan telah menghanguskan sedikitnya 38 ribu hektare area hutan dan lahan termasuk gambut hingga 31 Juli 2020. Kebakaran ini harus dicegah meluas dengan melakukan beberapa cara. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo mengatakan, jika membandingkan karhutla tahun lalu dengan tahun ini di periode yang sama, ternyata lahan yang terbakar mengalami penurunan.
Ketika terjadi kebakaran, pihaknya mengaku langsung memadamkan api karena api yang membakar lahan gambut dapat mengganggu ekosistem di sekitarnya. Artinya, dia menambahkan, ketika lahan gambut sudah terbakar maka tidak akan mudah padam.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Presiden Bolsonaro: Kebakaran di Hutan Amazon Bohong Belaka |Republika OnlineBolsonaro menegaskan, Brasil bisa melindungi Amazon secara mandiri.
Baca lebih lajut »
10 Hektare Lahan Perusahaan Sawit di Muarojambi TerbakarAawalnya, kebakaran di lahan perusahaan sawit tersebut hanya sekitar dua hektare.
Baca lebih lajut »
KPK Sita 530,8 Hektare Kebun Sawit Terkait Kasus Nurhadi |Republika OnlineKPK sita di kebun sawit di Padang Lawas, Sumut seluas 530,8 hektare
Baca lebih lajut »
Cerita Pak Lurah Ihwal Kebakaran di Duri Selatan yang Hanguskan 3 RTKebakaran di Duri Selatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat Selasa malam 11 Agustus 2020 lalu dikabarkan berawal dari kompor meledak.
Baca lebih lajut »