Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung telah menyumbang penerimaan negara sebesar Rp5,34 triliun hingga akhir Desember 2021.
"Kontribusi KCJB untuk penerimaan negara sampai 31 Desember 2021 sudah mencapai Rp 5,34 triliun," kata Presiden Direktur PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi dilansir dariIa memaparkan kontribusi itu diantaranya kewajiban pajak Rp3,37 triliun, pembayaran penggantian PBB rumija Rp16,9 miliar, pembayaran sewa BMN untuk stasiun Halim sampai 50 tahun ke depan sebesar Rp1,16 triliun, pembayaran sewa rumija tol trase KCJB Rp436,8 miliar.
Dalam kesempatan ini, ia memaparkan KCIC juga telah mendapatkan setoran sebagai Penyertaan Modal Negara dari PT KAI melalui PT PSBI selaku konsorsium BUMN Indonesia untuk proyek kereta cepat pada akhir Desember 2021. Dengan demikian, komposisi pembiayaan untuk proyek ini antara lain berasal dari pinjaman CDB, ekuitas melalui PSBI dan BUMN China.
Selain itu, PMN itu dimanfaatkan untuk biaya penyambungan UJL PLN, investasi untuk implementasi GSM-R, pembayaran progres pekerjaan kepada kontraktor dan konsultasi supervisi, asuransi, pajak, dan material offshore penting.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Semarang Jadi Prioritas 2022Kementerian Perhubungan menetapkan tiga proyek perkeretaapian prioritas dalam rencana kerja pemerintah 2022. Salah satunya proyek KA Cepat Jakarta-Semarang.
Baca lebih lajut »
Jadi Prioritas DJKA, Pembangunan Proyek Kereta Cepat Jangan Kejar Tayang | Ekonomi - Bisnis.comMasyarakat Transportasi Indonesia (MTI) meminta agar pengerjaan proyek kereta cepat, baik untuk Jakarta–Bandung maupun Jakarta–Semarang tidak dilakukan dengan instan dan terburu-buru.
Baca lebih lajut »
Proyek KA Makassar-Parepare dan Kereta Cepat Jadi Prioritas 2022 | Ekonomi - Bisnis.comDJKA Kemenhub menuturkan Proyek KA Makassar-Parepare dan Kereta Cepat menjadi prioritas pada 2022.
Baca lebih lajut »
Bertemu Jepang, Menhub Bahas Sejumlah Proyek Termasuk MRTKedua pihak juga membahas perkembangan pelabuhan Patimban.
Baca lebih lajut »
Ini Penjelasan Ganjar Terkait Proyek Bendungan Bener di Wadas: Siap Buka DialogPURWOREJO – Bersama Komnas HAM, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo siap membuka ruang dialog dengan masyarakat yang masih kontra dengan pengadaan tanah quarry untuk proyek Bendungan Bener di Desa Wadas. Dia pun mengajak semua menghormati masyarakat Desa Wadas yang masih menolak proyek tersebut.
Baca lebih lajut »