Kasus Suap Rahmat Effendi, KPK Dalami Penganggaran Proyek dan Ganti Rugi Lahan Polder Bekasi
Tersangka Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi atau Pepen mengenakan rompi KPK saat akan dihadirkan pada konferensi pers kasus korupsi terkait pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis .
KPK menetapkan 9 orang tersangka kasus korupsi terkait dengan pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di pemerintahan Kota Bekasi dan mengamankan barang bukti uang mencapai Rp 5,7 miliar dengan perincian Rp 3 miliar dalam bentuk tunai dan sisanya saldo rekening buku tabungan. Tribunnews/Jeprima
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
KPK Panggil Sekjen DPC Demokrat Terkait Kasus Suap Bupati Penajam Paser UtaraKPK kembali menjadwalkan memeriksa Sekjen DPC Demokrat Balikpapan Syamsuddin dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Baca lebih lajut »
KPK Digugat Praperadilan Terkait Pemblokiran Aset Kasus Kasus Helikopter AW-101KPK Digugat Praperadilan Terkait Pemblokiran Aset Kasus Kasus Helikopter AW-101. Jhon juga meminta hakim membatalkan pemblokiran uang negara sebesar Rp139,43 miliar. Uang itu ada di rekening PT. Diratama Jaya Mandiri.
Baca lebih lajut »
Mirip Kasus Kakek Halim, ABG Bekasi Tewas Dibacok Usai Diteriaki MalingWarga Perum Harapan Mulya, Kabupaten Bekasi digegerkan dengan penemuan mayat. Korban diketahui mengalami luka berat di bagian kepala.
Baca lebih lajut »
Kasus Aktif Covid-19 di Bekasi Tembus 13.000, Ruang ICU dan Isolasi Ditambah | merdeka.comPemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memutuskan untuk menambah ruangan ICU dan isolasi bagi pasien Covid-19 yang memiliki gejala sedang hingga berat. Langkah ini dilakukan karena lonjakan kasus konfirmasi positif di daerah itu.
Baca lebih lajut »
Meski Rp 200 Juta dari Pepen Sudah Dikembalikan Ketua DPRD Bekasi, KPK Tetap Usut Unsur PidananyaAdapun uang Rp 200 juta yang diduga terkait kasus suap pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di Bekasi yang menjerat Pepen itu telah diserahkan ke KPK. Nasional JernihkanHarapan
Baca lebih lajut »