Kemenag menjelaskan mengapa kasus pencabulan di Pesantren Siddiqiyyah, Jombang berlarut-larut sejak 2019 lalu.
Jakarta, Beritasatu.com - Diketahui kasus pencabulan dan perundungan terhadap santri yang terjadi Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur yang berlarut-larut sejak 2019 hingga 2022 ini menyisakan pertanyaan terkait peran dari Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama .
Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Waryono mengatakan sebetulnya sejak mengetahui kejadian tersebut, pihak Kemenag telah melakukan pendekatan agar pihak pesantren kooperatif menyelesaikan masalah tersebut.Namun, tidak mendapat tanggapan dari pihak pondok pesantren . Waryono menyebutkan Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren bekerja sama dengan Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan , Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak , dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia sudah menyampaikan kepada ponpes agar kooperatif.
"Rupanya berbagai pendekatan tidak ada yang berkenan. Kami mendukung upaya hukum yang dilakukan aparat penegak hukum," kata Waryono kepada Beritasatu.com, Senin .Waryono menuturkan untuk kasus hukum saat ini menjadi kewenangan dari aparat penegak hukum. Sementara Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag mencabut izin operasional Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang pada Kamis .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Profil Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Jombang, Ini Sejarah PendiriannyaIni profil Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Jombang yang beberapa waktu terakhir menjadi sorotan karena kasus pencabulan santriwati.
Baca lebih lajut »
Izin DIcabut, Kemenag Stop Dana Operasional ke Ponpes Shiddiqiyyah JombangKementerian Agama (Kemenag) mencabut izin operasonal Pondok Pesantren (Ponpes) Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang, terkait kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati oleh MSAT, salah satu anak pemimpin ponpes.
Baca lebih lajut »
Lindungi Bechi Sampai Sebut Penangkapan bak Perang Badar, Santri Ponpes Shiddiqiyyah Dinilai 'Tersesat' - Pikiran-Rakyat.comAksi para santri melindungi MSAT, tersangka pencabulan yang menjadi DPO, di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah menuai kritikan.
Baca lebih lajut »
Izin Operasional Dicabut, JIAD Minta Kemenag Perhatikan Nasib SantriBeritaJatim Izin Operasional Dicabut, JIAD Minta Kemenag Perhatikan Nasib Santri Kemenag_RI kemenag izinoperasionaldicabut pesantrenshiddiqiyyah
Baca lebih lajut »
Kemenag Batalkan Pencabutan Izin Pesantren Shiddiqiyyah, Ini AlasannyaKementerian Agama (Kemenag) telah membatalkan pencabutan izin pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah yang berada di Jombang, Jawa Timur. Kini pesantren dapat...
Baca lebih lajut »