Kasus Langka, Dokter Temukan Janin Bersarang di Otak Bayi Berusia 1 Tahun

Indonesia Berita Berita

Kasus Langka, Dokter Temukan Janin Bersarang di Otak Bayi Berusia 1 Tahun
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 56 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 26%
  • Publisher: 51%

Dalam kasus yang sangat langka, dokter melakukan operasi pengangkatan janin dari otak bayi berusia 1 tahun. Berikut informasinya!

JakartaDalam kasus yang sangat langka, dokter melakukan operasi pengangkatan janin dari otak anak berusia 1 tahun. Dokter menemukan janin tersebut setelah anak tersebut menunjukkan perkembangan keterampilan motorik yang tertunda, lingkar kepala yang membesar dan penumpukan cairan di otak., dalam laporan yang diterbitkan 12 Desember 2022 di jurnal Neurology tersebut mencatat bahwa benda asing di kepala anak kecil itu adalah 'kembar diamniotik monokorionik yang cacat'.

Kondisi tersebut berarti di dalam rahim, janin pernah berbagi plasenta yang sama tetapi memiliki kantung ketuban yang terpisah. Jenis kembar ini berasal dari telur yang dibuahi yang sama, artinya mereka identik.Anomali di mana satu janin diselimuti oleh yang lain dikenal sebagai"fetus in fetu", atau terkadang"kembar parasit"."Kembar yang diserap biasanya berhenti berkembang sementara yang lain terus tumbuh," tulis laporan tersebut.

Fenomena ini biasanya terjadi pada sekitar 1 dari 500 ribu kelahiran. Namun sejauh ini hanya ada kurang dari 50 laporan di seluruh dunia tentang kasus yang sama. Biasanya janin yang cacat muncul sebagai massa di perut janin lain, terjepit di belakang jaringan yang melapisi dinding perut. Namun di kasus ini, massa muncul di kepala janin dan kemungkinan besar sudah berada di sana si masa awal perkembangannya.

Dari pemindaian otak atau MRI, janin yang ada di kepala anak tersebut terdapat kolom tulang belakang dan dua tulang kaki. Janin yang cacat ini memiliki spina bifida atau kondisi sumsum tulang belakang terbuka.Baca juga:

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikcom /  🏆 29. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kasus Langka, Dokter Keluarkan Janin dari Otak Anak Berusia 1 TahunKasus Langka, Dokter Keluarkan Janin dari Otak Anak Berusia 1 TahunDalam kasus yang sangat langka, dokter melakukan operasi pengangkatan janin dari otak anak berusia 1 tahun. Diperkirakan janin ini berasal dari sisa-sisa kembarannya...
Baca lebih lajut »

Tanggapi Kritik Kiky Saputri Soal Kualitas Dokter Dalam Negeri yang 'Kocak', IDI: Dokter Indonesia Lebih BaikTanggapi Kritik Kiky Saputri Soal Kualitas Dokter Dalam Negeri yang 'Kocak', IDI: Dokter Indonesia Lebih BaikAdib Khumaidi tegas menyebut bahwa kualitas dokter Indonesia sebetulnya tak kalah bagus dari dokter-dokter di luar negeri.
Baca lebih lajut »

Menkes RI Selidiki Kematian Dokter Spesialis dalam Kondisi Mulut BerbusaMenkes RI Selidiki Kematian Dokter Spesialis dalam Kondisi Mulut BerbusaMeninggalnya dokter spesialis di Nabire, Papua, menjadi sorotan banyak pihak, termasuk Menkes, lantaran dinilai tak wajar. Sedang diselidiki, ini laporannya.
Baca lebih lajut »

Warganet Ramai Bandingkan Pelayanan Kesehatan Dalam VS Luar Negeri, IDI: Kualitas Dokter RI Tidak KalahWarganet Ramai Bandingkan Pelayanan Kesehatan Dalam VS Luar Negeri, IDI: Kualitas Dokter RI Tidak KalahKicauan komika Kiky Saputri soal mertuanya yang didiagnosis stroke kuping menjadi bahan perbincangan di Twitter.
Baca lebih lajut »

Ahli Peringatkan Kasus-Kasus Pneumonia Covid-19 Bisa Muncul Kembali |Republika OnlineAhli Peringatkan Kasus-Kasus Pneumonia Covid-19 Bisa Muncul Kembali |Republika OnlinePneumonia Covid-19 merupakan infeksi paru-paru yang disebabkan oleh SARS-CoV-2.
Baca lebih lajut »

Bertambah, Campak di Papua Jadi 469 KasusBertambah, Campak di Papua Jadi 469 KasusKementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan, kasus campak di Papua bertambah menjadi 469 kasus.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 07:51:07