Kasus Kematian Mahasiswa, Ombudsman Jamin Keselamatan Saksi

Indonesia Berita Berita

Kasus Kematian Mahasiswa, Ombudsman Jamin Keselamatan Saksi
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 30 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 15%
  • Publisher: 63%

Randi, mahasiswa UHO, dinyatakan meninggal akibat luka tembak di dada.

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara bersinergi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban untuk menjamin keselamatan para saksi kematian dua orang mahasiswa di Kendari. Kepala Ombudsman Perwakilan Sultra Mastri Susilo mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan penyidik kepolisian untuk kepentingan perlindungan saksi tersebut.

Sejak pekan lalu, tim investigasi Mabes Polri telah memeriksa enam personel jajaran Polda Sultra yang diduga menyalahi standar operasional prosedur pengamanan unjuk rasa. Akibatnya, aksi itu menyebabkan jatuh korban jiwa dari kalangan mahasiswa. Keenam personel yang diperiksa adalah DK, DM, MI, MA, H, dan E.

Mahasiswa berjalan menuju gedung DPRD Sulawesi Tenggara untuk melakukan aksi unjuk rasa di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis . "Pengawasan akan dilakukan tim eksternal di bawah Ombudsman yang ada. Ini salah satu bentuk keterbukaan kami," kata Merdisyam.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ombudsman Gandeng LPSK Kawal Kasus Mahasiswa Sultra TewasOmbudsman Gandeng LPSK Kawal Kasus Mahasiswa Sultra TewasOmbudsman menggandeng LPSK dalam mengawal pengusutan kasus dua mahasiswa UHO tewas saat unjuk rasa di Kendari berujung kericuhan beberapa waktu lalu.
Baca lebih lajut »

Kasus Dua Mahasiswa Tewas di Kendari, Polisi Uji Labfor Selongsong PeluruKasus Dua Mahasiswa Tewas di Kendari, Polisi Uji Labfor Selongsong PeluruPenyidik juga masih memeriksa enam polisi yang membawa senjata api saat mengamankan demonstrasi di Kendari, Sultra.
Baca lebih lajut »

Jaksa Kembalikan Berkas Dua Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Asrama PapuaJaksa Kembalikan Berkas Dua Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Asrama PapuaPolisi mengirim berkas tersangka kasus penyebaran hoaks dan ujaran kebencian di Asrama Mahasiswa Papua, Tri Susanti atau Mak Susi dan rasialisme ke Kejati Jatim
Baca lebih lajut »

Menantu Elvy Sukaesih Ditangkap Kasus SabuMenantu Elvy Sukaesih Ditangkap Kasus SabuPria bernama Muhammad bin Anis yang disebut polisi sebagai menantu pedangdut Elvy Sukaesih, ditangkap dengan barang bukti dua klip sabut 0,33 gram.
Baca lebih lajut »

TNI Sebut Kasus Laksda (Purn) Sony Santoso Ranah PolisiTNI Sebut Kasus Laksda (Purn) Sony Santoso Ranah PolisiLaksda (Purn) Sony Santoso ditangkap polisi karena diduga hendak membuat rusuh lewat Aksi Mujahid 212. TNI menyebut kasus Sony merupakan ranah kepolisian. Ini jelasnya: HUT74TNI
Baca lebih lajut »

Kapolda Papua: Kasus Wamena Bukan SARAKapolda Papua: Kasus Wamena Bukan SARAAparat keamanan akan membantu pengungsi yang ingin kembali ke Wamena.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-04 23:13:26