Wakil Gubernur DKi Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan Pemprov DKI Jakarta masih terus melakukan monitoring dan evaluasi kondisi pandemi covid-19 di Ibu Kota.
KASUS covid-19 di Jakarta terus mengalami kenaikan dalam satu pekan terakhir ini. Kini kasus aktif covid-19 di Jakarta sudah mendekati 3.000 kasus.
“Dengan kenaikan kasus kita tetap melakukan pengawasan, monitoring, dan evaluasi. Kalau bicara proses secara berjenjang tiap hari, tiap pekan, tiap dua pekan terus kita lakukan evaluasi,” katanya di Balai Kota DKI Jakarta. Adapun evaluasi ini juga dilakukan secara menyeluruh oleh berbagai pemangku kebijakan. Mulai dari Presiden, Menko Perekonomian, Menteri lainnya, Gubernur DKi Jakarta, Bupati, hingga Satgas Covid-19.
Untuk kasus varians Omikron di Jakarta kini sudah mencapai 2.525. Dengan persentasi kasus impor sebesar 54,4% dan kasus transmisi lokal sebesar 45,6%. “Penekanan saya mohon diperhatikan ada peningkatan signifikan kasus transmisi lokal. Tadi jauh jaraknya kan impor sama lokal. Berarti sekarang di antara kita nih saling menularkan bukan cuman orang datang dari luar negeri. Jadi harus lebih hati-hati,” pungkasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Buat Pasien Covid-19: Cara Beroleh Obat Covid-19 Gratis dari KemenkesTak perlu cemaskan obat, saat terkonfirmasi positif Covid-19 melalui tes PCR, pasien Covid-19 dapat menggunakan layanan Obat Gratis dari Kemenkes RI
Baca lebih lajut »
Waspada Penularan Covid-19 Pada Anak, SMPN 4 Tangsel Ditutup Karena Ada Siswa Positif Covid-19Satgas Covid-19 IDAI, Anggraini Alam mengatakan, menurut website Gugus Tugas Covid-19 secara nasional, pasien Covid-19 yang merupakan anak anak ada sebanyak...
Baca lebih lajut »
Kasus Positif Varian Covid-19 Omicron di DKI Jakarta Terus Bertambah |Republika OnlineLebih dari 90 persen paisen Covid-19 di DKI Jakarta alami kesembuhan
Baca lebih lajut »
Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Didominasi Warga Berusia 20 Tahun ke AtasKarena hal itu, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyebut menjadi salah satu Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100% di Jakarta tetap dilanjutkan meski kasus covid-19 melonjak.
Baca lebih lajut »