Kasus Covid-19 di Jawa Tengah melonjak pascalibur Lebaran. Pemerintah Provinsi Jateng menyiapkan pengetatan. Nusantara AdadiKompas palingadit
Para santri menunggu giliran mendaftar sebelum menjalani tes usap antigen di Kelurahan Bandung, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Jawa Tengah, Sabtu . Program tes usap antigen gratis itu ditujukan bagi 140 santri Kota Tegal yang akan kembali ke pesantren. Upaya ini dilakukan untuk mendeteksi penyebaran Covid-19 dan mencegah terjadinya penularan di pondok pesantren.
Sementara itu, menurut data Dinas Kesehatan Jateng, peningkatan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir terjadi di Kota Semarang serta Kabupaten Demak, Kendal, Tegal, Karanganyar, Wonogiri, Purbalingga, Kudus, Pati, Grobogan, dan Jepara. Kudus menjadi perhatian karena cepatnya peningkatan jumlah kasus dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo menjelaskan, ketersediaan itu tidak merata. Di Kudus, misalnya, yang tingkat keterisian sudah di atas 90 persen. ”Namun, prinsipnya, semua RS di Jateng harus melayani rujukan dari mana saja. RS lini pertama ada 13 unit, RS lini kedua 63 unit, dan RS lini ketiga sebanyak 162 unit,” katanya.Terkait keterkaitan antara cepatnya penyebaran Covid-19 di Kudus dengan varian baru virus itu, Yulianto mengemukakan saat ini masih dalam pemeriksaan.