Kenaikan ini seiring dengan lonjakan kasus virus corona yang membuat permintaan terhadap aset aman (safe haven) meningkat.
Namun menguatnya pasar saham dan data sektor jasa AS yang positif membatasi kenaikan harga logam mulia ini.
"Investor ragu bahwa pemulihan ini akan tetap bertahan karena kita semua mengharapkan kembali sehat... Dan kita mungkin memiliki pemulihan yang lebih lama, dan itu seharusnya mendukung harga emas," kata Edward Moya, analis pasar senior di broker OANDA.Dalam empat hari pertama Juli saja, 15 negara bagian AS telah melaporkan rekor peningkatan kasus baru Covid-19, sementara kasus terus meningkat di negara-negara termasuk India, Australia dan Meksiko.
Data non-manufaktur dari Institute for Supply Management menunjukkan aktivitas industri jasa AS melonjak tajam pada Juni, hampir kembali ke level pra pandemi Covid-19.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jubir Covid-19 Ungkap Ada 552 Kasus Baru Covid di Jawa TimurJuru Bicara Pemerintah untuk Penanganan virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto melaporkan penambahan kasus Covid-19 sebanyak...
Baca lebih lajut »
Covid-19 di Indonesia Sepekan: Bertambah 9.739 Kasus | Tak Ada Provinsi Tanpa Kasus BaruDalam sepekan, 29 Juni hingga 5 Juli 2020, kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 9.739. Selain itu, tak ada provinsi tanpa kasus baru.
Baca lebih lajut »
Tak Terbendung, Kasus Positif COVID-19 di Blitar Jadi 38 KasusPeningkatan kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar tidak terbendung. Yang terbaru, hasil swab dua warga Kecamatan Wlingi...
Baca lebih lajut »
64.958 Kasus Covid-19 di Indonesia, Waspada Kasus Positif yang Belum TerdeteksiHingga Senin (6/7/2020) pukul 12.00, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 64.598 kasus. Masyarakat diminta menerapkan protokol kesehatan
Baca lebih lajut »