Negara dirugikan sebesar Rp54 miliar terkait proyek pengadaan perangkat transportasi informasi terintegrasi pada Bakamla.
Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Direktur Utama PT CMI Teknologi , Rahardjo Pratjihno sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Backbone Coastal Surveillance System atau perangkat transportasi informasi terintegrasi di Badan Keamanan Laut tahun anggaran 2016.
"Perbuatan tersebut menguntungkan diri sendiri dan atau pihak lain yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp54 miliar," kata Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu . Alex memaparkan pada tahun Anggaran 2016 terdapat usulan anggaran untuk pengadaan Backbone Coastal Surveillance System yang terintegrasi dengan Bakamla Integrated Information System sebesar Rp400miliar yang bersumber pada APBN-P 2016 di Bakamla RI.
Pada 18 Oktober 2016, kontrak pengadaan ditandatangani Bambang Udoyo selaku PPK dan Rahardjo Pratjihno selaku Dirut PT CMI Teknologi dengan nilai kontrak Rp170,57 miliar termasuk PPN yang bersumber dari APBN-P TA 2016 dan berbentuk lump sum atau pembayaran yang dilakukan sekaligus dalam satu waktu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bos OJK ke Mahasiswa: Kalau Semua Jadi PNS, Negara Rugi'Mahasiswa setelah lulus pasti ingin kerja. Ya kalau semuanya ingin jadi pegawai negeri, negara rugi. Mestinya bukan hanya menabung, tapi juga dapat pembinaan untuk jadi entrepreneur,' kata Wimboh. PNS via detikfinance
Baca lebih lajut »
Mantan Pelatih Maroko Tangani Arab SaudiRenard sebelumnya lebih banyak dikenal sebagai spesialis timnas negara-negara Afrika.
Baca lebih lajut »
Kisah Jamaah Haji Madura, Ngobrol Ramah dengan Siapa Saja | ihram.co.idJamaah haji asal Madura ini menyapa ramah jamaah haji dari negara-negara lain
Baca lebih lajut »
Generasi Milenial Serbu Obligasi Negaraalam Penjualan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR007 Juli 2019, obligasi negara itu laku Rp 3,2 triliun, atau melebihi target yang hanya Rp 2 triliun.
Baca lebih lajut »
Bea Cukai Kembalikan 7 Kontainer Sampah ke Negara AsalnyaBea Cukai Batam mengirim kembali atau re-ekspor 7 kontainer berisi sampah plastik yang mengandung limbah B3 ke negara asalnya, Prancis dan Hong Kong.
Baca lebih lajut »
12 Negara dengan Bisnis Prostitusi Terbesar di Dunia, Ada Nama IndonesiaNegara yang menduduki peringkat pertama melakukan transaksi hingga 73 miliar dolar Amerika Serikat.
Baca lebih lajut »