Pandemi virus Corona diprediksi mengubah minat pelancong terhadap kecenderungan berwisata. Traveler bakal lebih selektif dalam memilih tempat wisata. Ini kata Kemenparekraf: NewNormalNewSpirit via detikTravel
diprediksi mengubah minat pelancong terhadap kecenderungan berwisata. Traveler bakal lebih selektif dalam memilih tempat wisata., Agustini Rahayu, memprediksi beberapa kemungkinan perubahan sikap traveler dalam memilih destinasi. Nantinya, aspek kebersihan dan keamanan akan lebih diutamakan oleh traveler.
Pertama, dalam masa pasca COVID-19, traveler akan memilih penerbangan langsung dari pada transit yang memakan waktu. Pada masa ini, traveler akan mengedepankan aspek kesehatan ketimbang harga yang mahal. Dalam hal ini, pelaku usaha terkait harus mampu beradaptasi dan menciptakan inovasi dalam perubahan ini. Hal ini juga dilakukan untuk mencegah terjadinya COVID-19 gelombang 2.
"Mereka yang traveling akan lebih memperhatikan faktor kebersihan dan keamanan. Beberapa entertainment yang dipilih traveler saat in mungkin berubah. Jadi orang-orang juga akan mementingkan kualitas, sekali traveling bisa lama dan menjadikan traveling lebih bermakna bagi mereka," kata Muthi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gugus Tugas Covid-19: Salah Pakai Masker Berkontribusi pada Penularan Covid-19Yurianto mengatakan hingga saat ini masih sering ditemukan masyarakat menggunakan masker hanya menutup mulut atau dagu. Namun, tidak menutup hidung.
Baca lebih lajut »
Update Covid-19 Gresik: Tambah 19 Kasus Positif, 3 di Antaranya dari Klaster Pasar KrempyengTotal 266 kasus positif Covid-19 tercatat di Gresik hingga Kamis (11/6/2020). Rinciannya, 196 pasien dirawat, 27 meninggal, dan 43 pasien sembuh.
Baca lebih lajut »
APPI Ungkap Ada Pemain yang Gajinya di Bawah UMR karena Pandemi Covid-19'Konsekuensi dari pelaksanaan SK tersebut ada banyak pemain yang menerima upahnya itu, setelah pemotongan, ada di bawah UMR.'
Baca lebih lajut »
Lagi, Seorang Dokter di Surabaya Meninggal karena Covid-19Dokter Miftah sehari-hari bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr Soetomo Surabaya. Pihak RS belum mengetahui dari mana dokter itu tertular.
Baca lebih lajut »
Mendagri: Pilkada Harus Digelar karena Tidak Tahu Kapan Covid-19 BerakhirPilkada Serentak harus tetap digelar tahun 2020 ini karena penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 tidak diketahui kapan berakhir.
Baca lebih lajut »
Dokter RSUD Dr Soetomo Meninggal karena Covid-19, Unair dan Rekan Sejawat Sampaikan Pesan Haru - SuryaDokter RSUD Dr Soetomo Meninggal karena Covid-19, Unair dan Rekan Sejawat Sampaikan Pesan Haru via portalsurya matalokalmenjangkauindonesia
Baca lebih lajut »