Ini mengantisipasi agar kasus kebakaran Kejagung idak terjadi di lingkungan Polri.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menerbitkan Surat Telegram Kapolri yang menginstruksikan kepada jajarannya untuk meningkatkan keamanan guna mencegah terjadinya kebakaran di markas-markas Polri."Iya betul," kata Jenderal Idham Azis Selasa terkait penerbitan surat telegram tersebut. Baca Juga Surat Telegram Nomor: STR/507/VIII/PAM.3.
Melalui surat itu, Kapolri memerintahkan jajarannya untuk mengantisipasi agar kasus serupa tidak terjadi di lingkungan Polri dengan meningkatkan pengamanan di Markas Komando Polri, baik di tingkat Mabes Polri, Polda, Polres maupun Polsek."Pastikan bahwa Mako dalam keadaan aman, baik dari ancaman sabotase, teror maupun perbuatan pidana lainnya," katanya.
Idham juga memerintahkan jajarannya untuk memeriksa jaringan instalasi listrik termasuk pendingin udara, komputer, barang-barang elektronik yang ada di Mako untuk memastikan aman dari bahaya kebakaran. Selain itu jajaran Polri juga diminta memasang alat pemadam kebakaran di lokasi-lokasi tertentu yang strategis."Pastikan alat pemadam kebakaran itu berfungsi dengan baik," tutur Kapolri.
Kemudian Kapolri Idham juga mengingatkan agar seluruh dokumen dan data penting disimpan secara digital sebagai cadangan data. Dalam surat tersebut, jenderal bintang empat itu menginstruksikan Kepala Pelayanan Markas atau petugas piket untuk berpatroli secara rutin ke seluruh bangunan gedung Mako untuk memastikan Mako dalam keadaan aman dari kemungkinan bahaya kebakaran. Surat telegram ini ditandatangani oleh Asisten Operasi Kapolri Irjen Pol Herry Rudolf Nahak mewakili Kapolri.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Komisi III Minta Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung Tak Hambat Penuntasan KasusKetua Komisi III DPR, Herman Herry, menyatakan turut prihatin atas kebakaran gedung Kejaksaan Agung. Meski begitu Herman berharap peristiwa tersebut tak menghambat penuntasan sejumlah kasus besar yang sedang ditangani Korps Adhyaksa. kebakarankejagung
Baca lebih lajut »
Kasus Covid-19 Meningkat, Komite I DPD Minta Pilkada Ditunda |Republika OnlineKomite I DPD minta pilkada serentak ditunda seiring meningkatnya kasus Covid-19.
Baca lebih lajut »
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Bupati Sumba Timur, Polisi Minta Keterangan AhliPemeriksaan saksi ahli tersebut berkaitan dengan transkrip video orasi Ketua DPRD Sumba Timur Ali Oemar Fadaq yang diduga memfitnah Bupati Gidion.
Baca lebih lajut »
Puan Maharani Minta Pemerintah Waspadai Peningkatan Kasus Covid-19 PascaliburanKetua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mewaspadai meningkatnya kasus Covid-19 pascacuti bersama atau liburan Tahun...
Baca lebih lajut »
Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI Minta Pengurus RW Batasi Akses Masuk WilayahWakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta pengurus RW maupun RT membatasi akses masuk wilayahnya di masa pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »