Kesadaran masyarakat akan energi bersih menjadi faktor sulitnya mengganti pertalite dengan pertamax green. Masalah bahan baku juga jadi kendala wacana ini.
Kendati, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengatakan wacana itu belum bisa dilakukan tahun depan karena terkendala bahan baku.
"Nah kalau itu bisa, nanti itu rencana, ya kita lihat potensi pengembangannya di Papua. Karena dulu katanya bibit tebu itu asalnya dari Papua, pindah ke Portugis, baru ke Brasil. Nah sekarang balik ke habitatnya," ujarnya di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat . Iwa berpendapat transisi energi ini bisa dilakukan jika ekosistem primer sudah terbentuk. Menurutnya, ekosistem penting untuk menjaga kontinuitas pertamax green 92.
Yayan mengatakan butuh waktu sekitar 8 tahun-10 tahun bagi Indonesia untuk mempersiapkan hal tersebut. Ia menilai waktu panjang ini harus dimanfaatkan untuk menggarap pengembangan infrastruktur yang masif dengan tingkat komponen dalam negeri 100 persen.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
5 Cara Dapat Diskon Tokopedia, Simak Waktu-waktu TertentuTokopedia menyediakan banyak pilihan diskon bagi pelanggan setianya.
Baca lebih lajut »
Di Sidang Haris-Fatia, Para Peneliti Merasa Tak Keberatan soal Judul Podcast yang Singgung Lord Luhut"Kami bikin waktu itu, kalau gak salah saya jadi pembicara pada waktu itu."
Baca lebih lajut »
Curah Hujan September Rendah, Kapan Musim Penghujan Tiba di Jateng?BMKG memprakirakan curah hujan di wilayah Jawa Tengah pada September 2023 masih dalam kriteria rendah atau kurang dari 50 milimeter
Baca lebih lajut »
Pengamat Politik Kompak Sebut Deklarasi di Anies-Cak Imin Baru Pre-Launching, Kapan Grand Launchingnya?Partai NasDem dan PKB sepakat mengusung Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Pengamat kompak nilai deklarasi Anies-Cak Imin baru pre-launching.
Baca lebih lajut »
Menkes Sebut Pilihan Presiden yang Tepat Kunci Indonesia MajuMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan pilihan presiden yang tepat menjadi kunci agar Indonesia terlepas dari jebakan negara berpenghasilan menengah.
Baca lebih lajut »