Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan' BangkitDarPandemi 75TahunMerdeka via SINDOnews
yang diperebutkan pada hari Jumat kemarin. Demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh Angkatan Laut AS.
Menurut pernyataan itu, sebuah kelompok tempur yang dipimpin oleh kapal induk USS Ronald Reagan melakukan operasi penerbangan dan operasi serta latihan stabilitas maritim kelas atas. "Integrasi dengan mitra bersama kami sangat penting untuk memastikan daya tanggap dan kematian pasukan gabungan, dan mempertahankan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka," kata Komandan Angkatan Laut AS Joshua Fagan, perwira operasi udara Satgas 70 di atas kapal USS Ronald Reagan, seperti dikutip dariLatihan itu dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat antara AS dan China.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pengakuan Mantan ABK Kapal China: 7 Bulan Gaji Tidak Dibayar, Melarikan Diri Berenang Arungi Selat MalakaDua mantan ABK kapal China melaqrikan diri dengan melompat ke laut lalu berenang di Selat Malaka, karena tak tahan dengan kekerasan di atas kapal.
Baca lebih lajut »
Iran Sempat Tahan Kapal Tangki Berbendera Liberia Dekat HormuzAngkatan Laut Iran sempat menahan sebuah kapal tangki minyak berbendera Liberia dekat Selat Hormuz di tengah-tengah ketegangan yang meningkat antara Teheran dan AS, kata seorang pejabat militer AS, Kamis. Pejabat yang berbicara kepada Associated Press dengan syarat namanya dirahasiakan itu...
Baca lebih lajut »
Kapal TB Imanuel WGSR 03 dengan 10 ABK Hilang di Perairan BimaKapal TB Imanuel WGSR 03 hilang kontak di perairan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Sebanyak 10 anak buah kapal (ABK) belum...
Baca lebih lajut »
Mauritius Minta Ganti Rugi soal Tumpahan Minyak Kapal JepangPemerintah Mauritius meminta ganti rugi dari pemilik kapal MV Wakashio asal Jepang setelah kandas dan mengakibatkan tumpahan minyak.
Baca lebih lajut »
Lagi, ABK WNI Meninggal di Kapal China, Menlu Minta Pemerintah China InvestigasiKeempat jenazah telah dilarungkan ke laut pada Juli 2020.
Baca lebih lajut »