Ketua KPK Firli Bahuri dipanggil untuk diminta klarifikasi soal dugaan membocorkan dokumen penyelidikan korupsi di Kementerian ESDM.
Suara.com - Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi berencana memanggil Firli Bahuri pada Kamis besok.
Dia dipanggil untuk diminta klarifikasi soal dugaan membocorkan dokumen penyelidikan korupsi di Kementerian ESDM.Hingga saat ini, sejumlah pihak telah diperiksa Dewas KPK terkait dugaan Firli yang membocorkan dokumen penyelidikan korupsi di Kementerian ESDM.Pada Senin lalu, Dewas KPK mengklarifikasi pihak dari internal KPK.
Kemudian pada Selasa kemarin, Dewas KPK mengklarifikasi mantan Direktur Penyelidikan Brigjen Endar Priantoro dan PB KAMI selaku pihak yang melaporkan Filri. Sementara pada hari ini, Rabu , Dewas KPK memeriksa mantan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang juga melaporkan Firli.Buntut adanya dugaan itu, Firli dilaporkan sejumlah pihak ke Dewan Pengawas KPK atas dugaan pelanggaran Etik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemuda Indramayu Dukung KPK Pimpinan Firli Berantas Korupsi |Republika OnlinePemuda Indramayu apresiasi langkah Firli berantas korupsi
Baca lebih lajut »
Tindak Tegas Korupsi Walikota Bandung, Kinerja KPK DiapresiasiSejumlah pemuda mahasiswa kota bandung menggelar aksi penyampaian aspirasi, memuji kinerja jajaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pimpinan Firli Bahuri.
Baca lebih lajut »
Warga Cimahi Apresiasi KPK Tindak Pelaku KorupsiSekelompok pemuda mengapresiasi langkah-langkah KPK di bawah kepemimpinan Firli Bahuri yang melakukan pencegahan dan pemberantasan korupsi di wilayah kota Cimahi.
Baca lebih lajut »
Kamis Ini, Polisi Periksa Manajer yang Ajak Tidur Bareng Karyawati CikarangPolres Metro Bekasi pada Kamis (11/5/2023) akan memeriksa manajer karyawati Cikarang yang diduga mengajak tidur bareng sebagai syarat perpanjangan kontrak.
Baca lebih lajut »
Polisi Menduga Mayat Dicor di Semarang Dibunuh pada Kamis atau JumatAparat Polrestabes menduga mayat dicor di salah satu tempat usaha isi ulang air di Jalan Mulawarman Raya, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, dibunuh pada hari Kamis atau Jumat.
Baca lebih lajut »