Kalteng Gelar Paket Sembako Murah, Satu Paket Senilai Rp 150 Ribu Ditebus Warga Rp 50 Ribu TempoRamadan
TEMPO.CO, Jakarta - Menyambut Ramadan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendistribusikan sebanyak 4.000 paket sembako murah di empat lokasi pada Minggu, 12 Maret 2023.Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalimantan Tengah Aster Bonawaty di Palangka Raya mengatakan distribusi sembako merupakan giat pasar penyeimbang dengan menyediakan paket barang kebutuhan pokok bersubsidi.
Setiap paket memiliki nilai Rp150 ribu dan dalam hal ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan subsidi sebesar Rp100 ribu, sehingga warga dapat membeli cukup dengan Rp50 ribu saja per paket dengan menggunakan kupon.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Warga Lumajang Bisa Tebus Sembako Seharga Rp 100 Ribu Cuma Rp 25 RibuBazar sembako murah digelar di Lumajang guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan bahan pokok, yang pada umumnya merambat naik menjelang bulan Ramadhan.
Baca lebih lajut »
Dorong Pemulihan Ekonomi Bali, IKA UII Bagikan Ratusan Paket Bansos |Republika OnlineIKA UII memiliki cabang hingga ke seluruh provinsi di seluruh Indonesia.
Baca lebih lajut »
Bersama Mahfud MD, DPP IKA UII Bagikan Ratusan Paket Sembako di BaliDPP IKA UII bersama Mahfud MD membagikan ratusan paket sembako di kawasan Kuta, Bali.
Baca lebih lajut »
Ikatan Alumni UII bagikan ratusan paket sembako untuk warga BaliPengurus dan anggota Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Islam Indonesia (DPP IKA UII) menggelar bakti sosial kepada masyarakat di ...
Baca lebih lajut »
Dorong Pemulihan Ekonomi Bali, DPP IKA UII Bagikan Paket Bansos Bersama Mahfud MdAksi bagi-bagi paket sembako ini bagian dari Rapat Kerja Nasional DPP IKA UII 2023 dengan tema Alumni UII Bersinergi Membangun Negeri.
Baca lebih lajut »
Kegiatan Bersih-Bersih Sampah Digelar di Kepulauan SeribuBadan Riset Inovasi Nasional (BRIN) tahun 2020 menyebutkan 96% paket e-commerce dibungkus dengan bahan plastik.
Baca lebih lajut »