kakak kandung ulama kondang KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha, orang yang berperan menjadikan ketua tokoh politik itu bersatu
pun berikhtiar menduetkannya. Karena menurut dia, dua sosok yang berasal dari kalangan santri ini bisa mewakili dan mempersatukan umat Islam di Indonesia.
“Semua sudah saya pikirkan. Sudah saya hitung secara bumi. Langit juga saya hitung secara bumi. Mau tidak mau kekuatan Islam terbesar kita ini Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama . Pikiran saya simpel aja. Kalau Mas Anies maju, kira-kira teman-teman Muhammadiyah delapan puluh persen, sudahlah masuk ke sana ,” kataAgar kedua kalangan warga Muhammadiyah dan NU bersatu, Tokoh NU ini pun mantab menduetkan Anies-Gus Muhamin. Hal ini karena keduanya dinilai cocok untuk menahkodai Indonesia ke depan.
“Setelah diskusi dengan para kiai, saya temukan itu. Terus akhirnya saya putuskan, ini yang tepat dampingin ya Gus Muhaimin itu. Riil dia itu adalah pilot PKB, anaknya kiai, cucunya pendiri NU,” tegas“Kita nggak usah melihat kekurangan orang. Namanya orang ya semuanya kurang. Karena saya juga sempat berkelakar. Di Indonesia ini, dipimpina malaikat pun masih dikritik,” tukas
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Benarkah Banyak Barang di Kamar Bikin Banyak Debu?Mungkin kamu sering bertanya mengapa kamar kamu terdapat banyak debu dan meskipun sudah dibersihkan debu tersebut akan cepat kembali.
Baca lebih lajut »
Duduk lebih dari 10 jam tingkatkan risiko demensiaGaya hidup tidak banyak bergerak dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan, termasuk gangguan metabolisme, penyakit kardiovaskular, dan ...
Baca lebih lajut »
Karomah Nyai Aisyah Ibunda Gus Maksum Lirboyo yang Bikin Kang Santri TakjubTak hanya Gus Maksum Kirboyo yang terkenal kesaktiannya, Ibundanya pun sakti mandraguna
Baca lebih lajut »
Luncurkan Forum Bersama Indonesia, Anies-Gus Imin Bidik 3 ProvinsiAnies Baswedan-Gus Imin menargetkan menang di tiga provinsi pada Pilpres 2024 saat Silaturahmi dan Launching FBI di Jakarta Barat, Jumat (15/9).
Baca lebih lajut »
Gus Yahya: PBNU Tidak Erat dengan PKBKetua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menegaskan PBNU tidak ada hubungan lagi dengan PKB
Baca lebih lajut »