Soal Kaesang memilih bergabung ke PSI, Hasto mengatakan, hal itu merupakan bentuk kebebasan setiap warga negara.
Baca Juga:Lebih lanjut, politisi asal Yogyakarta ini menegaskan, jika PDIP lebih fokus mengurusi persoalan pangan terlebih kesejahteraan petani.
Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep berdiri di dapen pintu usai menerima friendship card atau Kartu Tanda Anggota PSI secara simbolis di Sumber, Solo, Jawa Tengah, Sabtu . .Sebelumnya, Agenda Kopi Darat Nasional Partai Solidaritas Indonesia yang digelar di Djakarta Theatre pada Senin akan membahas kemungkinan Kaesang Pangarep menjadi ketua umum.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Hasto Bantah Ada Pertemuan Elite PDIP Setelah Kaesang Masuk PSI, Lalu Singgung Tim MawarHasto Kristiyanto menjawab isu tentang kabar pertemuan elite parpolnya setelah Kaesang Pangarep merapat ke PSI.
Baca lebih lajut »
Hasto Bantah Isu Megawati Marah Kaesang Masuk PSI: Tidak Ada Pertemuan ItuHasto Kristiyanto bantah isu petinggi partainya gelar pertemuan membahas soal putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, yang gabung PSI.
Baca lebih lajut »
Klaim Tak Berpengaruh, Hasto Bantah Megawati-Elite PDIP Gelar Rapat Pasca Kaesang Gabung PSIPertemuan itu sebelumnya disebut-sebut terjadi di kediaman Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.
Baca lebih lajut »
Hasto bantah adanya pertemuan elit PDIP usai Kaesang gabung PSISekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto membantah adanya pertemuan elit partai itu usai putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) ...
Baca lebih lajut »
Megawati Diisukan Marah Tahu Kaesang Masuk PSI dan Langsung Kumpulkan Petinggi PDIP, Ini Kata HastoKetua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri diisukan marah mendengar kabar putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, bergabung ke PSI.
Baca lebih lajut »
Begini Sanggahan Hasto Soal Pertemuan Elite PDIP Setelah Kaesang Gabung PSI"Pertemuan itu tidak ada," kata Hasto.
Baca lebih lajut »