Sektor swasta juga diimbau memberi libur karyawan hamil.
REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Pemerintah Kota Jambi meliburkan Pegawai Negeri Sipil dan Pegawai Tidak Tetap yang sedang hamil. Pemkot juga mengimbau perusahaan meliburkan karyawannya yang hamil selama kabut asap pada tingkat membayakan kesehatan.
Berdasarkan data AQMS Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kota Jambi, Rabu , kecenderungan kualitas udara berada di atas baku mutu dengan kategori berbahaya. Sektor swasta yang karyawannya sedang dalam kondisi hamil, juga diimbau memberikan dispensasi libur. Bagian Humas Kota Jambi dalam rilisnya menyebutkan turut menghimbau sekolah SD dan SMP negeri dan swasta memulangkan siswa lebih awal. Untuk anak PAUD dan Taman Kanak-kanak tetap libur hingga Jumat .
Pemkot Jambi itu turut meminta sekolah dan PNS Jambi aktif melakukan pemantauan kondisi udara melalui data realtime AQMS / DLHD Kota Jambi. Kebijakan ini akan disesuaikan seperlunya dengan memperhatikan kondisi udara sebagaimana amanat dalam maklumat dimaksud. Baca Juga sumber : AntaraBACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kabut Asap Pekat, Pemkot Jambi Liburkan SekolahKategori kualitas udara di Jambi berfluktuasi sangat tidak sehat hingga berbahaya.
Baca lebih lajut »
BMKG: kabut asap masih ada karena titik panas fluktuatifBadan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan masih terdapat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di beberapa wilayah Sumatera dan ...
Baca lebih lajut »
Ditjen Laut Keluarkan Instruksi Keselamatan Kapal Terkait Kabut AsapPara Marine Inspector juga diingatkan agar memastikan bahwa perlengkapan penerangan navigasi, radio dan isyarat bunyi kapal berupa suling, genta atau gong memenuhi persyaratan yang ditentukan dan berfungsi dengan baik. KabutAsap
Baca lebih lajut »
Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar RuanganSejumlah daerah mengalami penurunan kualitas udara akibat asap kiriman itu, seperti Kota Padang, Padang Pariaman, Bukittinggi dan lainnya.
Baca lebih lajut »