Sebanyak 303 Rukun Warga (RW) di Jakarta Timur memiliki kasus positif Covid-19.
Informasi itu dilansir dari situs corona.jakarta.go.id. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi di DKI Jakarta.
Terkait hal itu, Wali Kota Jakarta Timur M Anwar mengatakan bahwa adanya migrasi baru bisa jadi penyebab jumlah RW di Jakarta Timur tertinggi yang miliki kasus positif Covid-19."Ini meningkat bisa juga ada migrasi baru atau pun adanya perilaku masyarakat yang harusnya isolasi mandiri, mereka masih berinteraksi kepada masyarakat. Mengingat mungkin kondisi rumahnya tidak mungkin bisa diisolasi atau permukimannya padat," kata Anwar dalam keterangannya, Selasa .
"Dari gugus tugas harus lebih intens lagi mengawasi, mengamati, termasuk dalam tugas kesehatan. Kalau kita lakukan dengan profesional saya yakin akan tertekan, tapi kalau kita hanyaBaca juga:
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ini Daftar 66 RW di DKI Jakarta yang Masuk Zona Merah Covid-19 - Tribunnews.comKe-66 RW tersebut ditetapkan sebagai wilayah pengendalian ketat (WPK) Covid-19 karena jumlah kasus positif Covid-19 di tempat itu masih tinggi.
Baca lebih lajut »
847 Kasus Positif COVID-19 per 8 Juni 2020 Tersebar di 19 Provinsi IniBerikut kasus positif COVID-19 di 19 provinsi yang bertambah pada 8 Juni 2020.
Baca lebih lajut »
[POPULER JABODETABEK] Polemik Ganjil Genap untuk Motor | Kasus Covid-19 di Jakarta Hampir 8.000 KasusBerita populer Megapolitan mulai dari protes pengendara sepeda motor terhadap kebijakan ganjil genap hingga update jumlah kasus Covid-19 di Jakarta.
Baca lebih lajut »
Sebaran 672 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia: DKI Jakarta TertinggiBeberapa daerah melaporkan penambahan kasus positifnya selain DKI Jakarta. Antara lain Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan Papua.
Baca lebih lajut »
Kasus Sembuh Covid-19 Tertinggi Hari Ini, Paling Banyak di Jakarta, Jabar, dan JatimAdapun, berdasarkan data pemerintah, terdapat 591 pasien sembuh dalam 24 jam terakhir.
Baca lebih lajut »