Solo menempai urutan pertama pengguna QRIS di Soloraya, disusul Kabupaten Sukoharjo, Klaten, dan Karanganyar.
berasal dari Kota Solo. Berikutnya Kabupaten Sukoharjo menempati urutan kedua kota/kabupaten di Soloraya dengan jumlahKabupaten Karanganyar menempati urutan keempat kota/kabupaten di Eks Karesidenan Surakarta dengan jumlah merchant QRIS terbesar sebanyak 13%, Kabupaten Sragen sebesar 10%, Kabupaten Boyolali sebesar sembilan persen dan terakhir Kabupaten Wonogiri sebesar delapan persen.
Salah satu pedagang yang menggunakan QRIS adalah Sawega di daerah Laweyan, Solo. Sawega sudah memiliki QRIS untuk warungnya sejak awal buka di tahun 2019. “Lebih gampang kalau pakai QRIS karena setiap hari enggak perlu mencari uang kembalian, selain itu QRIS juga memudahkan untuk mengatur cash flow atau uang keluar masuk karena semuanya terdata di bank, kita tinggal lihat pemasukannya berapa dan keluarnya berapa,” ujar Sawega pada Jumat .
“Baru tahun kemarin menambah QRIS untuk opsi membayar, karena sekarang serba digital dan orang lebih banyak membawa handphone dibandingkan uang tunai. Sama uang recehan sekarang agak susah dicari dan waktunya juga enggak cukup kalau setiap hari menukar uang,” ucapnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Anak Usia 10 Tahun di Solo Meninggal Hanyut di Gorong-Gorong, LDII Solo BerdukaKetua LDII Solo, Muhammad Zein, menjelaskan korban merupakan siswa SDIT Bina Insan Thoyibah di bawah pengelolaan LDII Solo. Saat kejadian korban bermain di luar jam sekolah.
Baca lebih lajut »
Destinasi Wisata Baru Kota Solo Bernama Solo SafariSolo Safari akan dibuka pada Jumat (27/1/2023). Sejumlah aturan baru serta satwa baru akan ditampilkan di acara pembukaan tersebut.
Baca lebih lajut »
Gibran Resmikan Pembukaan Solo Safari, Taman Hiburan dan Edukasi Satwa di SoloDengan tiket masuk mulai dari Rp30.000 pengunjung sudah dapat menjelajahi dan berinteraksi lebih dekat dengan satwa dari seluruh dunia.
Baca lebih lajut »
Kisah di Balik Brand Cilor Sarjana yang Miliki 26 Outlet di Soloraya dan JogjaBerawal dari satu outlet di kawasan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Cilor Sarjana mampu berkembang hingga kini memiliki sekitar 26 outlet di kawasan kampus di Soloraya dan Jogja.
Baca lebih lajut »
Ekspor Handycraft Masih Lesu, Asephi Soloraya Optimalkan Pasar DomestikAsosiasi Eksportir dan Produsen Handycraft Indonesia (Asephi) Soloraya menggenjot pasar domestik pada Gebyar Batik dan Craft 2023 di Paragon Solo Mall mulai 25-29 Januari. Pasar lokal justru tumbuh dibanding ekspor setelah pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Masih Minim, Produsen Handycraft Didorong Bertranformasi ke Ekosistem DigitalProdusen handycraft di Soloraya didorong untuk bertranformasi ke ekosistem ekonomi digital dengan memanfaatkan e-katalog.
Baca lebih lajut »