Yuri menekankan pentingnya menjaga jarak antarmanusia setidaknya 2 meter karena penderita Covid-19 kebanyakan tak menunjukkan gejala.
- Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengingatkan masyarakat untuk membiasakan diri menjaga jarak sejauh dua meter demi mencegah penyebaran virus corona .
Menurut Yuri, mayoritas penderita Covid-19 tidak memiliki gejala. Oleh karena itu, ia mengimbau agar masyarakat selalu membiasakan diri menjaga jarak.Selain itu juga selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, rajin makan makanan yang bergizi, serta rajin olahraga.
"Oleh karena itu, menjaga jarak harus menjadi kebiasaan kita. Kemudian kita harus melindungi diri kita dengan menggunakan masker," ungkapnya.Sehingga total pasien positif mencapai 30.514 kasus. Kasus Covid-19 ini menyebar di 421 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jubir Covid-19 Papua Sebut Persediaan VTM Habis |Republika OnlineVTM diperlukan dalam melakukan pemeriksaan terhadap pasien reaktif Covid-19.
Baca lebih lajut »
Jubir: Pasien Positif Covid-19 di Bangka Bertambah |Republika OnlineDari total 20 pasien positif Covid, 5 orang dinyatakan sembuh.
Baca lebih lajut »
Jubir COVID-19 di Indonesia: Sebagian Masyarakat Mulai Peduli Soal Bahaya Virus CoronaKecewa melihat orang lain tak patuhi protokol kesehatan, Jubir COVID-19 menilai respons sebagian masyarakat mulai peduli.
Baca lebih lajut »
Jubir Corona: Harus Disyukuri, Semakin Banyak yang Sembuh dari Covid-19Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kasus sembuh pada hari ini ada penambahan 551 orang, sehingga totalnya menjadi 9.443.
Baca lebih lajut »
19 Provinsi Catatkan Kurang dari 10 Kasus Baru Covid-19 |Republika OnlineSemakin banyak provinsi yang mencatatkan penurunan kasus positif Covid-19.
Baca lebih lajut »
Kembangkan Vaksin, Pemerintah Bentuk Tim Percepatan Vaksin Covid-19Pemerintah membentuk tim pengembangan vaksin Covid-19, terdiri atas Kemenristek/BRIN, Kementerian Kesehatan, Kementerian...
Baca lebih lajut »