Sebanyak tiga pembalap teratas berpeluang menjadi juara Idemitsu Asia Talent Cup 2022 saat race penutup digelar di Sirkuit Mandalika akhir pekan ini.
SOLOPOS.COM - Pembalap Indonesia, Veda Ega Pramata , menjalani Race 1 kejuaraan Idemitsu Asia Talent Cup 2022 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, Sabtu . tiba di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada akhir pekan ini sebagai seri penutup musim 2022 sekaligus penentuan gelar juara.
Dalam kunjungannya ke Mandalika pada balapan seri kedua awal tahun ini, Danish menyapu bersih kemenangan dalam dua balapan di trek Lombok tersebut saat Ezawa dua kali finis podium dan Mie sekali finis runner-up. Race 1 Idemitsu Asia Talent Cup 2022 di Mandalika dijadwalkan berlangsung Sabtu pukul 15.00 WIT sebelum Race 2 pada hari berikutnya pada jam yang sama.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gelar juara Asia Talent Cup ditentukan di Sirkuit MandalikaKejuaraan Idemitsu Asia Talent Cup tiba di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada akhir pekan ini sebagai seri penutup musim sekaligus ...
Baca lebih lajut »
Asia Talent Cup Mandalika, Pebalap Binaan AHM Siap Raih PodiumPara pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) termasuk Veda Ega Pratama siap meraih podium di seri terakhir Asia Talent Cup 2022 di Mandalika.
Baca lebih lajut »
Indonesia Jadi Tujuan Investasi Teknologi di Asia TenggaraDi semester pertama tahun 2022, Indonesia dan Singapura tetap menjadi target destinasi investasi teknologi utama di kawasan Asia Tenggara.
Baca lebih lajut »
UI Gelar QS Higher Ed Summit Asia Pasifik 2022, Bahas Tantangan PendidikanRektor Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro mengatakan kampusnya diberi kepercayaan sebagai host dari QS Higher Ed Summit Asia Pasifik 2022.
Baca lebih lajut »
Persiapan Timnas di Piala Asia dan Piala Dunia Bisa Terganggu oleh Isu Kepengurusan PSSIDalam keadaan ekosistem sepak bola Tanah Air stabil dan normal saja persiapan jelang tiga turnamen besar itu tentu tidak mudah bagi PSSI.
Baca lebih lajut »