Pemerintah dan PLN sepakat mematikan 4 unit PLTU batu bara Suralaya
PLTU Suralaya 1, 2, 3 dan 4 memiliki kapasitas sebesar 4 x 400 Mega Watt yang berlokasi di Merak, Cilegon, Banten milik anak usaha PT PLN yakni PT Indonesia Power .
Maka dari itu, pihaknya mendorong PT Pertamina untuk mengakuisisi aset-aset geothermal yang ada di PT PLN dan juga di Kementerian Keuangan . "Sejak 28 Agustus, PLN mengurangi operasional PLTU Suralaya sebanyak 4 unit atau sebesar 1.600 Megawatt tapi kita ketahui polusi di Jakarta justru semakin tinggi," ungkapnya.
"Di sisi pengawasan emisi, PLTU Suralaya telah dilengkapi dengan Continuous Emission Monitoring System untuk memastikan emisi gas buang dari operasional tetap di bawah ambang batas yang ditentukan. Di sini bisa dilihat, PLN menerapkan sistem digital untuk mengelola seluruh pembangkit kami. Monitoring sistem pembangkit membuat operasional semakin efektif dan efisien," ujar Edwin.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kendaraan Bermotor Dituding Penyumbang Polusi Udara Terbesar Jakarta Ketimbang PLTUSugeng juga menjelaskan bahwa dari analisa yang ada, sebanyak 42% dan juga industri sekian persen, rumah tangga sekian persen.
Baca lebih lajut »
PLTU Suralaya Diklaim Bukan Penyebab Polusi Udara di Jakarta, Begini Penjelasan Prof PujiPengelolaan PLTU Suralaya sudah memenuhi aturan yang ditetapkan pemerintah, terutama dalam mengelola emisi yang dihasilkan.
Baca lebih lajut »
Patuhi Aturan Emisi, PLTU Bukan Biang Kerok Polusi Udara JakartaPLTU dinilai bukan menjadi penyebab polusi udara Jakarta, khususnya yang berlokasi dekat dengan ibu kota.
Baca lebih lajut »
Andi Yuliani Paris: PLTU Suralaya Punya Teknologi Canggih Penyaring PolutanPolitisi PAN juga menjelaskan adanya paparan dari Profesor Puji Lestari bahwa PLTU tidak menyumbang polusi udara.
Baca lebih lajut »
Bukan PLTU, Ternyata Ini Penyebab Utama Polusi di JakartaPerdebatan terkait polusi tengah ramai menjadi perhatian masyarakat.
Baca lebih lajut »
KOI Ingin Asian Games 2022 Jadi Batu Loncatan Menuju OlimpiadeKomite Olimpiade Indonesia (NOC) berharap Tim Indonesia dapat memanfaatkan Asian Games 2022. Ajang itu ingin dijadikan batu loncatan menuju Olimpiade 2024.
Baca lebih lajut »