Pemerintah menggelontorkan anggaran Rp 677,2 triliun untuk percepatan penanganan dampak Corona dan pemulihan ekonomi nasional.
Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa dunia tengah mengalami kondisi ekonomi yang luar biasa sulit. Hal tersebut disebabkan wabah Corona yang tak kunjung usai.
Gegara negara kocar kacir menyelamatkan diri, imbasnya, permintaan dan penawaran terganggu, begitu pula dari sisi produksi. Perekonomian dunia terkoreksi sangat tajam dan negara-negara berjuang agar tidak mengalami resesi. Oleh karenanya, pemerintah berusaha untuk melindungi rakyatnya baik dari sisi ekonomi maupun kesehatan. Pengendalian penyebaran virus, penjaminan warga kurang mampu, pemberian perlindungan dan bantuan untuk warga terdampak Corona, hingga memastikan seluruh sektor informal termasuk UMKM bertahan hidup."Angka ini Rp 677,2 triliun adalah jumlah yang sangat besar. Oleh sebab itu, tata kelolanya harus baik. Sasarannya harus tepat. Prosedur harus sederhana dan tidak berbelit.
"Tak seorang pun yang bisa memastikannya berakhir , kita ingin sehat, tapi juga tetap produktif," kata Presiden Jokowi melalui akun media sosialnya, pada Minggu 14 Juni 2020.Presiden Jokowi mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus beradaptasi. Salah satu caranya, dengan masa transisi menuju kenormalan baru atau new normal.Gaya hidup adaptif mengikuti protokol kesehatan, lanjut dia, akan terus dilakukan hingga ditemukannya vaksin Covid-19.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jokowi: Semua Negara Berjuang dari Tekanan Ekonomi, Termasuk IndonesiaPresiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan saat ini semua negara sedang dalam kondisi yang sulit dan berjuang tekanan ekonomi.
Baca lebih lajut »
Jokowi: Dunia Berjuang Hindari Jurang Resesi EkonomiPresiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa semua negara tengah berjuang agar pasokan dan permintaan tidak terganggu...
Baca lebih lajut »
Jokowi: Semua Ingin Corona Berakhir, Tapi Tak Seorang Pun Bisa MemastikanPresiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui semua orang ingin pandemi virus Corona (Covid-19) yang melanda Tanah Air ingin berakhir....
Baca lebih lajut »
Menag: Dana Afirmasi Sekolah Berasrama untuk Semua Agama |Republika OnlinePesantren selama ini sangat jarang mendapatkan bantuan pendanaan.
Baca lebih lajut »
Putri Marino: 24 Jam di Rumah Bersama Keluarga, Enggak Semua Orang Punya Privilege ItuArtis peran Putri Marino melihat pandemi virus corona sebagai sebuah ujian bersama bagi seluruh masyarakat dunia.
Baca lebih lajut »
Ramos ajak rekan-rekannya menangi semua laga tersisaKapten Real Madrid Sergio Ramos mengingatkan rekan-rekan satu timnya bahwa harus memenangi semua pertandingan tersisa musim 2019-2020 ini akan terus menekan ...
Baca lebih lajut »