Jokowi: Media Jangan Hanya Utamakan Jumlah Klik |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Jokowi: Media Jangan Hanya Utamakan Jumlah Klik |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 11 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 8%
  • Publisher: 63%

Media diminta berkontribusi bagi kemanusiaan dan kepentingan bangsa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyampaikan pentingnya peran media untuk mendukung transformasi kemajuan bangsa. Menurut dia, peran media digital saat ini sangat besar untuk membangun nilai-nilai kemanusian dan kebangsaan.

“Semestinya, perilaku media tidak dikendalikan untuk mendulang click dan menumpuk jumlah like, tapi seharusnya didorong untuk menumpuk kontribusi bagi kemanusiaan dan kepentingan bangsa,” tutur Jokowi.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Jokowi Kukuhkan Anggota Paskibraka, Tahun Ini Jumlahnya Hanya 8 OrangJokowi Kukuhkan Anggota Paskibraka, Tahun Ini Jumlahnya Hanya 8 OrangTahun-tahun sebelumnya, ada 68 anggota Paskibraka yang bertugas di Istana Kepresidenan, kini hanya delapan.
Baca lebih lajut »

Pidato Kenegaraan Jokowi Hanya Disaksikan Menko Tanpa Mantan PresidenPidato Kenegaraan Jokowi Hanya Disaksikan Menko Tanpa Mantan PresidenAnggota MPR yang terdiri atas 575 anggota DPR dan 136 anggota DPD, tidak semua mengikuti acara tahunan tersebut. Kurang...
Baca lebih lajut »

Jokowi: Jangan Sia-siakan Pelajaran yang Diberikan Krisis Covid-19Jokowi: Jangan Sia-siakan Pelajaran yang Diberikan Krisis Covid-19Presiden Joko Widodo menyebut bahwa krisis yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19 memberikan banyak pelajaran.
Baca lebih lajut »

Bicara Demokrasi, Jokowi: Jangan Ada yang Merasa Paling Agamis-PancasilaisBicara Demokrasi, Jokowi: Jangan Ada yang Merasa Paling Agamis-PancasilaisPresiden Jokowi mengatakan demokrasi di Indonesia menjamin hak orang lain. Jokowi tidak ingin ada yang merasa paling agamis dan Pancasilais sendiri. Begini katanya: Jokowi Demokrasi
Baca lebih lajut »

Jokowi: Jangan Ada yang Merasa Paling Agamis atau PancasilaisJokowi: Jangan Ada yang Merasa Paling Agamis atau Pancasilais'Jangan ada yang merasa paling benar sendiri, dan yang lain dipersalahkan. Jangan ada yang merasa paling agamis sendiri. Jangan ada yang merasa paling Pancasilais sendiri,' kata Jokowi | PidatoPresiden2020
Baca lebih lajut »

Jokowi: Jangan Ada yang Merasa Paling Agamis dan PancasilaisJokowi: Jangan Ada yang Merasa Paling Agamis dan PancasilaisPresiden Jokowi meminta tak ada pihak yang merasa paling agamis maupun pancasilais, atau merasa paling benar dan enggan disalahkan.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-04 21:12:34