Saat ini terdapat 30 bandara internasional di Indonesia.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo mengeluhkan banyaknya airline hub atau bandar udara yang ada di Indonesia dan tidak merata di berbagai daerah. Ia menyebut, saat ini terdapat 30 bandara internasional di Indonesia.
“Saya melihat bahwa airline hub yang kita miliki terlalu banyak, terlalu banyak dan tidak merata. Jadi ini agar kita lihat lagi. Saat ini terdapat 30 bandara internasional, apakah diperlukan sebanyak ini. Negara-negara lain saya kira gak melakukan ini, coba dilihat,” ujar Jokowi. “Dan 9% lalu lintas terpusat hanya di empat bandara. Artinya kuncinya ada di empat bandara ini,” tegas Jokowi.
Menurut Jokowi, terdapat delapan bandara internasional yang berpotensi menjadi hub dan superhub. Yakni bandara I Gusti Ngurai Rai di Bali, bandara Soekarno Hatta di Jakarta, bandara Kualanamu di Sumatera Utara, bandara YIA di Yogyakarta, bandara di Balikpapan, bandara Sultan Hasanuddin di Makasar, bandara Sam Ratulangi di Manado, dan juga bandara Juanda di Surabaya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jokowi Kembali Keluhkan Kinerja Menteri, PAN Sebut Reshuffle Jadi Opsi'Kalau sampai Pak Jokowi marah-marah, enggak juga merespons maka menurut saya enggak ada pilihan lain, Pak Jokowi harus tegas.'
Baca lebih lajut »
Presiden Jokowi: Indonesia Stands with LebanonPresiden mendoakan bagi seluruh warga dan ledakan di Libanon.
Baca lebih lajut »
Deklarasi KAMI Ibarat Hanya Gigitan Semut Untuk JokowiKeberadaan KAMI dikhawatirkan nantinya hanya akan berujung pada pemenuhan aspirasi orang-orang yang kecewa terhadap pemerintahan Joko Widodo. KAMI
Baca lebih lajut »
Gerakan KAMI Berpotensi Ancam Jokowi, Hati-hati Operasi PembusukanKAMI dianggap berpeluang menjadi ormas gerakan kuat yang mengganggu citra pemerintahan Joko Widodo. KAMI
Baca lebih lajut »
Kampanye Telat Masker Ala JokowiEpidemiolog menilai pemerintahan Jokowi telat mengkampanyekan penggunaan masker. Bila ingin efektif, kampanye itu harus diimbangi dengan ketegasan.
Baca lebih lajut »
Hanura Duga Koalisi Din dkk Ingin Jatuhkan Jokowi dengan Cara PecundangWakil Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Inas Nasrullah Zubir menganggap, nama koalisi yang dibentuk Din Syamsuddin dkk...
Baca lebih lajut »