Untuk korban-korban yang masih tertimbu agar itu didahulukan evakuasinya.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo mengintruksikan jajarannya agar memprioritaskan penyelamatan dan evakuasi terhadap para korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur yang hingga kini masih tertimbun. Hal ini disampaikannya saat meninjau para korban gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Selasa siang.
Baca Juga Jokowi mengaku telah menginstruksikan Menteri Koordinator PMK Muhadjir Effendy, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Kepala Basarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan juga jajaran TNI-Polri untuk bersama-sama membantu penanganan dan evakuasi korban gempa bumi ini. Ia juga meminta agar seluruh akses yang terputus karena terkena longsor dapat segera dibuka.
“Pemerintah akan memberikan bantuan yang rusak berat akan diberikan bantuan Rp 50 juta, yang sedang diberikan bantuan Rp 25 juta, dan yang ringan diberikan bantuan Rp 10 juta,” ujar Jokowi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gempa Cianjur Sebabkan Tanah Longsor, Jokowi Instruksikan Menteri PUPR Tinjau Dampak Bencana Gempa - Pikiran-Rakyat.comGempa berkekuatan magnitudo 5,6 di Cianjur yang terjadi pada Senin, 21 November 2022 siang WIB mengakibatkan banyak fasilitas umum rusak.
Baca lebih lajut »
Saling Unfollow di Instagram, Nora Peringatkan JRX untuk Prioritaskan Keluarga- Isu keretakan rumah tangga pasangan kekasih Nora Alexandra dan Jerinx SID muncul. Bahkan, mereka pun terlihat saling unfollow di Instagram sejak beberapa hari lalu.
Baca lebih lajut »
Jokowi Tegaskan untuk Berpolitik Sehat Jelang Pemilu 2024 - tvOnePresiden republik Indonesia Joko Widodo tegas mewanti-wanti para politikus dan pejabat negara untuk tidak menggunakan politik SARA dan agama menjelang Pemilu 2024 mendatang. - tvOne
Baca lebih lajut »
Pidato di Munas HIPMI, Jokowi: Jangan Politisasi Agama untuk 2024Presiden Jokowi meminta agar tidak ada satu pun calon presiden dan calon wakil presiden yang mempolitisasi agama untuk kepentingan Pemilu 2024. TempoNasional
Baca lebih lajut »