Jokowi menekankan bahwa semua negara saat ini memperebutkan investasi, karena permodalan yang masuk merupakan kunci bagi suatu negara untuk menumbuhkan perekonomian.
Liputan6.com, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan Indonesia bukanlah negara"kaleng-kaleng" karena memiliki posisi tawar yang kuat di level global.
BACA JUGA: Hewan Peliharaan 7 Pemimpin di Dunia Termasuk Presiden Jokowi, Mulai dari Kambing hingga Kucing BACA JUGA: Minta Keadilan, Zainal Muttaqin Kirim Surat ke Presiden Jokowi dan Mahfud MD Baca Juga Kini, dia berani meminta posisi tempat duduk hingga posisi foto bersama dengan para pemimpin negara lain saat menghadiri forum internasional itu, karena posisi tawar Indonesia kuat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jokowi: Indonesia bukan negara 'kaleng-kaleng'Presiden Joko Widodo mengatakan Indonesia bukanlah negara "kaleng-kaleng" karena memiliki posisi tawar yang kuat di level global. "Indonesia ...
Baca lebih lajut »
Alasan Jokowi Sebut Indonesia Bukan Negara Kaleng-kaleng'Saya minta tempat duduk di sini, di situ nggak mau saya,' kata Jokowi, dalam pembukaan Rakernas Seknas Jokowi di Bogor, Jabar, Sabtu (16/9/2023).
Baca lebih lajut »
Bukan Kaleng-kaleng, Fredy Pratama Ternyata Pemasok Tunggal Pil Yaba ke IndonesiaBareskrim Polri juga menemukan fakta bawa Fredy Pratama adalah pemasok tunggal Pil Yaba ke Indonesia.
Baca lebih lajut »
Tinjau Pabrik Mobil Listrik di Karawang, Jokowi: Negara Lain Bisa Ketergantungan Baterai Sel IndonesiaJokowi meninjau langsung pabrik baterai mobil listrik PT Hyundai LG Industry (HLI) Green Power di Kabupaten Karawang.
Baca lebih lajut »
Jokowi: Negara Lain Bisa Ketergantungan Baterai EV Buatan IndonesiaPabrik sel baterai yang dikelola Hyundai dan LG di Karawang merupakan terbesar di ASEAN.
Baca lebih lajut »
Di Depan Para Profesor IPB, Jokowi Curhat Susah Impor BerasBanyak negara yang kesulitan mendapatkan impor beras dari negara lain, termasuk Indonesia.
Baca lebih lajut »