Apkasi meminta dalam penghapusan tenaga honorer harus didahului dengan simulasi terlebih dahulu.
Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia mendukung komitmen pemerintahan Presiden Joko Widodo yang berencana untuk menghapus tenaga honorer sebelum November 2023.
Direktur Eksekutif Apkasi Sarman Simanjorang mengatakan instansi pemerintah Pusat dan Pemda tidak diperbolehkan lagi mengangkat tenaga honorer. Namun, ia menekankan dalam penghapusan nantinya harus ada simulasi terlebih dahulu."Jadi konsekuensi logis diberlakukakannya UU ASN Nomor 5 Tahun 2014 dan dimana dalam UU tersebut diatur bahwa ASN hanya terdiri dari PNS dan PPPK," kata Sarman kepada CNBC Indonesia, dikutip Rabu .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Nasib Honorer Diputus November 2023, Ini Rencana JokowiMenteri PAN-RB memastikan penyelesaian honorer akan dilakukan dengan empat prinsip
Baca lebih lajut »
Terungkap, Ini Alasan Jokowi Imbau Tunda Balik Hari Ini-BesokMenhub juga menyampaikan sejumlah catatan yang harus diantisipasi pada masa arus balik.
Baca lebih lajut »
Komisi II DPR RI Tegaskan Tidak Ada PHK Massal Tenaga Honorer Tahun IniPemerintah berencana akan menghapus tenaga honorer pada 28 November 2023 mendatang.
Baca lebih lajut »
Komisi II Tegaskan Tenaga Honorer tidak akan DihapusTenaga honorer selama ini resah dan gelisah tentang nasib pengabdian mereka.
Baca lebih lajut »
Prediksi Dua Periode Puncak Pemudik Balik ke Jakarta |Republika OnlineJokowi menyebut arus mudik tahun ini menjadi yang terbesar dalam sejarah.
Baca lebih lajut »
Dianggap Pantas Jadi Cawapres oleh Jokowi, Ini Jawaban Mahfud MDMenteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD buka suara soal dirinya yang dinilai Presiden Joko Widodo pantas menjadi calon wakil presiden.
Baca lebih lajut »