Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan larangan buka puasa bersama itu tidak ditujukan kepada masyarakat umum.
Terkait dengan larangan buka puasa bersama untuk pejabat pemerintah perlu saya sampaikan. Pertama arahan untuk tidak buka puasa bersama itu hanya ditujukan untuk internal pemerintah khususnya para Menko , Menteri dan Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian, bukan untuk masyarakat umum, sekali lagi bukan untuk masyarakat umum.
Arahan ini perlu saya sampaikan karena begitu banyaknya sorotan masyarakat terhadap kehidupan pejabat kita. Untuk itu saya minta agar jajaran pemerintah menyambut bulan puasa tahun ini dengan semangat kesederhanaan tidak berlebihan dan anggaran yang biasanya dipakai untuk buka puasa bersama kita alihkan kita isi untuk kegiatan yang lebih bermanfaat.
Kita bantu mereka yang lebih membutuhkan, pemberian santunan untuk fakir miskin, yatim piatu, serta masyarakat yang benar benar membutuhkan. termasuk juga dipakai untuk mengadakan pasar murah untuk masyarakat
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jokowi: Larangan Buka Puasa Bersam Hanya untuk Internal Pemerintah, Bukan Masyarakat UmumMenurut Jokowi, arahan tersebut perlu dia sampaikan karena saat ini publik sedang ramai menyoroti kehidupan para pejabat yang kerap pamer kemewahan.
Baca lebih lajut »
Jokowi: Larangan Buka Puasa Bersama Hanya untuk Internal Pemerintah, Bukan Masyarakat UmumLarangan buka puasa bersama tidak diperuntukan bagi masyarakat umum. Dengan demikian, masyarakat umum masih bisa melangsungkan buka puasa bersama.
Baca lebih lajut »
Jokowi Larang Pejabat & PNS Bukber, Pengusaha Restoran ProtesJokowi Larang Pejabat & PNS Bukber, Pengusaha Restoran Protes!
Baca lebih lajut »
Soal Keributan Larangan Buka Puasa Bersama, Presiden Jokowi: Itu Khusus Internal Pemerintah!Soal larangan pejabat menyelenggarakan buka puasa bersama Ramadhan 1444 H masih menyita perhatian publik. Bahkan membuat para tokoh politik berkomentar karena
Baca lebih lajut »