Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka-bukaan soal subsidi di APBN untuk BBM, LPG berat, dan jumlah besar sekali Rp 502 triliun.
Foto: Dok.Detikcom: Jokowi beberkan subsidi di APBN untuk BBM, LPG berat, dan jumlah besar sekali Rp 502 triliun.Presiden Joko Widodo menyatakan subsidi pemerintah di sektor energi cukup berat. Menurut Jokowi, harga yang harus dibayar oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara besar sekali.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berujar jika tidak ada negara lain yang seberani Indonesia dalam hal pemberian subsidi. Meski berat, pemerintah perlu memberi subsidi"Karena memang rakyat belum pulih dari pandemi ya harus kita lakukan. Itu yang kita putuskan, Setuju? Apa pilih BBM naik?," imbuhnya.Pada kesempatan yang sama, Jokowi mengingatkan jika APBN ada batasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jokowi: Kencangkan APBN, Jaga Stabilitas HargaPresiden Jokowi memaparkan sejumlah permasalahan yang dihadapi, yang memaksa pemerintahannya berupaya mengencangkan APBN demi menjaga stabilitas harga
Baca lebih lajut »
Bicara Dampak COVID, Jokowi: Anggaran Hampir Rp 1.400 Triliun 'Hilang'Presiden Joko Widodo (Jokowi) bicara dampak COVID-19. Menurutnya gara-gara COVID, anggaran hampir Rp 1.400 triliun hilang
Baca lebih lajut »
Jokowi: Yang Pakai Pertamax Punya Mobil Bagus, Harganya Masih Rp 12.500Presiden Joko Widodo bicara soal harga BBM Pertamax masih ditahan pada angka Rp 12.500/liter, meski yang pakai punya mobil bagus.
Baca lebih lajut »
Golkar Bantah KIB Dibentuk untuk Usung Capres yang Didukung JokowiKehadiran Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua Umum Projo, Budi Arie di Silahturahmi Nasional yang digelar KIB, melahirkan dugaan bahwa koalisi ini didukung Jokowi.
Baca lebih lajut »