Jokowi membeli seekor sapi dengan berat sekitar satu ton dari peternak di Bantul
REPUBLIKA.CO.ID, BANTUL - Presiden Joko Widodo membeli seekor sapi dengan berat sekitar satu ton dari peternak di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai hewan qurban untuk disembelih pada Idul Adha 1441 Hijriah.
Menurut dia, tiga sapi milik peternak di Bantul yang diseleksi itu berada di Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kecamatan Pajangan, dan Desa Wonokromo, Kecamatan Pleret. Menurut dia, peternak di Sedayu yang beruntung terpilih untuk menjual sapi kepada Presiden tersebut adalah Rika di Dusun Karangasem, Desa Argomulyo. Jenis sapi yang dibeli adalah simmental dengan berat sekitar satu ton.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gempa di Jepara, Getaran Dirasakan Warga BantulTerjadi gempa hari ini di Jepara Jateng, pukul 05.54 WIB, seorang warga Bantul DIY mengaku merasakan getaran gempa. gempa
Baca lebih lajut »
Corona di Jatim masih Tertinggi, Target 2 Pekan Jokowi Kendalikan Covid-19 Terancam Meleset?Target yang diberikan Jokowi sudah masuk hari ke-sebelas sejak kunjungannya ke Jawa Timur. Meski begitu, hingga kini Jawa Timur masih menjadi daerah dengan kasus positif terbanyak di tanah air.
Baca lebih lajut »
Kuasa Hukum John Kei Mau Bertemu Jokowi dan KapolriKuasa Hukum John Kei, Anton Sudanto, mengatakan akan mengadakan pertemuan dengan Presiden RI Joko Widodo. Selain itu ia juga berencana bertemu dengan Kapolri Jenderal Idham Azis di Mabes Polri.
Baca lebih lajut »
Pak Jokowi Ditanya nih, Berani Enggak Copot Pak Luhut, Terawan hingga Sri Mulyani?Pak Jokowi dinilai masih setengah hati dalam mereshuffle atau mengganti menteri-menteri dalam lingkarannya, seperti Terawan, Luhut hingga Sri Mulyani. PakJokowi
Baca lebih lajut »
Karpet Merah Jokowi untuk Investor Pemanis Saham KonstruksiAnalis menilai saham sektor konstruksi terkena sentimen positif dari upaya Jokowi menarik ratusan investor yang relokasi pabrik ke kawasan industri Batang.
Baca lebih lajut »