Hingga kini belum ada solusi BPJS Kesehatan untuk menutup defisit tersebut.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Pemerintah mau tidak mau harus menyelesaikan defisit anggaran BPJS Kesehatan. Apalagi defisit BPJS kesehatan terus meningkat. Diperkirakan mencapai Rp28 Triliun pada tahun ini. Sementara, hingga kini belum ada solusi BPJS Kesehatan untuk menutup defisit tersebut.
JK menilai, anggaran untuk menutup defisit BPJS Kesehatan juga harus segera dialokasikan untuk menyelesaikan tunggakan pembayaran BPJS Kesehatan. Setelah itu, JK menekankan, pentingnya memperbaiki sistem manajemen di BPJS Kesehatan agar tidak terjadi defisit anggaran. Karenanya, JK mengungkap upaya yang dilakukan Pemerintah untuk mengatasi defisit BPJS Kesehatan adalah dengan menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Namun demikian, Pemerintah belum memutuskan besaran iuran tersebut.
JK melanjutkan, upaya lainnya adalah dengan memperbaiki manajemen BPJS Kesehatan, khususnya sistem kendali atas kepatuhan dan pembayaran BPJS Kesehatan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
JK: Pemerintah Setuju Naikkan Iuran BPJS KesehatanPemerintah belum menentukan besaran kenaikan iuran BPJS Kesehatan
Baca lebih lajut »
BPJS Kesehatan Defisit, Pemerintah Setuju Iuran DinaikkanPemerintah telah menyetujui untuk menaikkan iuran peserta BPJS Kesehatan.
Baca lebih lajut »
Dirut BPJS Kesehatan: Opsi Kenaikan Premi Belum DibahasDefisit BPJS Kesehatan semula sebesar Rp 19,41 triliun lalu berkurang setelah pemerintah memberi dana talangan sebesar Rp 10,29 triliun.
Baca lebih lajut »
BPJS Kesehatan sosialisasi sistem integrasi kecelakaan lalu lintasBadan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan menyosialisasikan sistem integrasi jaminan kecelakaan lalu lintas atau Insiden pada komunitas pengendara roda dua ...
Baca lebih lajut »
Agar Proteksi Kesehatan tidak Terputus
Baca lebih lajut »
Bahas Defisit, Jokowi Panggil Dirut BPJS KesehatanBelum ada kesepakatan untuk menaikkan iuran BPJS.
Baca lebih lajut »