Dalam sambutannya, JK menyindir kerja sama energi yang hanya berkapasitas 10 megawatt, tapi memanggil wapres. JusufKalla Pertamina via detikfinance
- Wakil Presiden Jusuf Kalla hadir dalam acara konferensi Geothermal ke-7. Dalam sambutannya JK menyindir kerja sama energi yang hanya berkapasitas 10 megawatt, tapi memanggil wapres.
JK menilai pengembangan energi terbarukan di Indonesia masih sangat lambat. Dia memberi contoh salah satu pengoperasian PLTP Kamojang yang tidak berkembang sejak 35 tahun lalu."Jadi bukan barang baru kita mengenal geothermal di Indonesia. Kebetulan 35 tahun kapasitas Kamojang berapa 35 MW juga, jadi tahun depan 35, 35 megawatt ," jelas JK.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Wapres Sebut Wacana Penambahan Kursi Pimpinan MPR Jadi 10 BerlebihanKalla menyatakan, jika jumlah pimpinan MPR jadi 10 maka akan menyulitkan proses pengambilan keputusan.
Baca lebih lajut »
Wapres nilai wacana 10 pimpinan MPR tidak efisienWakil Presiden Jusuf Kalla menilai wacana untuk menambah jumlah pimpinan MPR menjadi 10 orang hanya akan membuang-buang waktu, tenaga dan biaya sehingga ...
Baca lebih lajut »
JK Ingin Kerja Sosial Usai Habiskan Masa Jabatan WapresJK mengaku ingin kerja sosial seperti saat menjabat Ketua PMI dan DMI
Baca lebih lajut »
JK Ingin Kerja Sosial Usai Jabatan Wapres BerakhirMasa jabatan JK sebagai Wapres akan berakhir pada Oktober 2019.
Baca lebih lajut »
Wapres JK Minta Masalah Hak Angket DPRD Sulsel Bisa DiselesaikanWakil Presiden Jusuf Kalla memberikan respons bergulirnya hak angket DPRD Sulawesi Selatan, dan meminta persoalan yang mendera antara legislatif dan eksekutif bisa diselesaikan
Baca lebih lajut »
JK Ingin Fokus Kerja Sosial Usai Pensiun Jadi WapresJusuf Kalla menyatakan akan fokus pada kegiatan di sektor pendidikan, sosial, dan keagamaan setelah tak lagi menjabat wakil presiden.
Baca lebih lajut »