'Kalau usaha kecil produksinya dia kena ongkos. Kalau yang kecil harus betul-betul rendah ongkosnya, apalagi UKM umumnya kecil di daerah,' kata JK. JusufKalla SertifikasiHalal
. JK mengingatkan soal adanya bantuan pemerintah agar sertifikasi halal tidak memberatkan pelaku usaha kecil dan menengah .
"Kalau usaha kecil produksinya dia kena ongkos. Kalau yang kecil harus betul-betul rendah ongkosnya, apalagi UKM umumnya kecil di daerah," kata JK dalam sambutannya saat acara penandatanganan kerja sama tersebut di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu .JK mengatakan sertifikasi halal turut melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan . Nantinya, makanan dan minuman tidak hanya dicek kehalalannya, tapi juga dari sisi kesehatan.
"Sertifikat itu jaminan dan memperlancar pemasaran untuk industri. Cuma konsep sekarang lebih maju, bukan hanya halal. Tapi
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
JK Minta Sri Mulyani Subsidi UKM untuk Urus Sertifikasi HalalWakil Presiden Jusuf Kalla meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani memberi subsidi bagi UMKM supaya bisa mengikuti kewajiban sertifikasi halal.
Baca lebih lajut »
Kemenkop Dorong Produk UKM yang BerkelanjutanKemenkop dan UKM mendorong pelaku UKM meningkatkan standarisasi.
Baca lebih lajut »
Perkuat UKM dan Koperasi untuk Hadapi Resesi GlobalUMKM sudah terbukti mampu menopang ekonomi Indonesia.
Baca lebih lajut »
Khofifah Pertemukan UKM Jatim dengan Rumah Kriya dari ParisKhofifah Indar Parawansa mempertemukan para pelaku UKM Jatim dengan salah satu perwakilan rumah kriya ternama di Paris yakni Ithemba Design Ethnic.
Baca lebih lajut »
JK: Sertifikasi Halal Penting untuk Hajat Hidup Orang BanyakKewajiban sertifikasi halal bagi produk yang beredar dimulai Kamis.
Baca lebih lajut »
JK Bandingkan Pengalaman Jadi Wapres SBY dan JokowiJusuf Kalla membandingkan pengalamannya menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia selama dua kali dengan dua presiden berbeda.
Baca lebih lajut »