Jerman Bakal Pangkas Staf Kedutaan Besar di Kabul

Indonesia Berita Berita

Jerman Bakal Pangkas Staf Kedutaan Besar di Kabul
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 CNN Indonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 1 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 4%
  • Publisher: 53%

Jerman memutuskan untuk mengurangi jumlah staf kedutaan besar di tengah konflik antara pemerintah Afghanistan dengan Taliban.

ke level minimal. Hal itu dilakukan di tengah gencarnya serangan Taliban terhadap pemerintah Afghanistan.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

CNN Indonesia /  🏆 27. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ribuan orang diminta vaksinasi ulang di Jerman, perawat dicurigai pakai cairan infus - BBC News IndonesiaRibuan orang diminta vaksinasi ulang di Jerman, perawat dicurigai pakai cairan infus - BBC News IndonesiaKasus ini sedang diselidiki karena sang perawat kerap membagikan 'informasi yang kritis terhadap virus corona' di media sosial dan mengkritik kebijakan pembatasan sosial yang diterapkan pemerintah untuk menghambat penyebaran virus.
Baca lebih lajut »

Jerman hentikan bantuan ke Afghanistan jika Taliban berkuasaJerman hentikan bantuan ke Afghanistan jika Taliban berkuasaMenteri Luar Negeri Jerman Heiko Mass pada Kamis (12/8) menegaskan bahwa Jerman akan berhenti menyediakan bantuan ke Afghanistan jika Taliban mengambil alih ...
Baca lebih lajut »

|em|Start Up|/em| Jerman Daur Ulang Airbag Mobil jadi Tas |Republika Online|em|Start Up|/em| Jerman Daur Ulang Airbag Mobil jadi Tas |Republika OnlineTas hasil daur ulang dijual mulai Rp 800 ribu.
Baca lebih lajut »

Jerman tetapkan AS, Turki, Israel wilayah berisiko tinggi COVIDJerman tetapkan AS, Turki, Israel wilayah berisiko tinggi COVIDPemerintah Jerman menetapkan Amerika Serikat, Turki dan Israel sebagai negara berisiko tinggi COVID-19, sehingga mengharuskan karantina minimal lima hari bagi ...
Baca lebih lajut »

Saham Jerman ditutup lebih tinggi, indeks DAX naik 0,25 persenSaham Jerman ditutup lebih tinggi, indeks DAX naik 0,25 persenSaham-saham di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, ditutup lebih tinggi pada perdagangan hari Jumat, dengan acuan Indeks DAX naik 39,93 poin atau 0,25 persen, ...
Baca lebih lajut »

Presiden Beri Tanda Kehormatan 9 Tokoh Nasional, Ilmuwan Jerman, dan 325 NakesPresiden Beri Tanda Kehormatan 9 Tokoh Nasional, Ilmuwan Jerman, dan 325 NakesMereka merupakan pejabat negara, pengusaha, ilmuwah WNI dan WNA serta para tenaga medis dan tenaga kesehatan yang gugur dalam menangani Covid-19.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 19:05:44