Akibat tren 'teror sushi' yang viral, sejumlah restoran di Jepang menghentikan ban berjalan khusus sushi agar pengunjung tak merusak hidangan.
Seorang juru bicara jaringan restoran Kura Sushi - yang menjadi sasaran tiga orang yang ditangkap pada hari Rabu - mengatakan tren video viral itu"sangat berbahaya" dan menimbulkan ancaman bagi restoran dengan kaitenzushi.
Dua anak berusia 19 dan 15 tahun juga terlibat. Polisi mengatakan tindakan mereka merupakan aksi yang mengganggu jalannya usaha, sebagaimana diatur dalam KUHP Jepang. Banyak yang harus menaikkan harga tahun lalu. Sekarang mereka menghadapi tantangan lain, yaitu lelucon yang tidak higienis.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jepang tahan tiga orang gara-gara ‘teror sushi’ viral - BBC News IndonesiaKepolisian Jepang telah menahan tiga orang atas keterlibatan mereka dalam 'teror sushi' yang viral.
Baca lebih lajut »
Tiga Orang Meninggal Usai Sembilan Orang Gelar Pesta Miras Oplosan di Jember |Republika OnlineMereka mengalami mual parah dan dilarikan ke rumah sakit.
Baca lebih lajut »
Wamen BUMN ke INKA: Daya Tahan Kereta Harus Sama Seperti Jepang!Kementerian Badan Usaha Milik Negara meminta agar PT Industri Kereta Api/INKA (Persero) memperkuat kualitas dan daya tahan kereta yang dipesan oleh PT KAI
Baca lebih lajut »
Wapres: Indonesia Siap Jadi Mitra Utama Pengembangan Bisnis Halal di Kyoto |Republika OnlinePengembangan bisnis halal di Jepang telah mendapatkan lampu hijau dari PM Jepang.
Baca lebih lajut »
Jadi Negara Produsen Motor, Kenapa Orang Jepang Jarang Punya Motor?Dosen Sastra Jepang FIB Universitas Brawijaya, Ni Made Savitri, membeberkan apa saja alasan yang menyebabkan jumlah motor di Jepang sedikit.
Baca lebih lajut »
Pesta Miras Oplosan Maut di Jember, Tiga Orang Meninggal DuniaSedikitnya tiga orang meninggal dunia seusai menenggak miras oplosan di Desa Pancakarya, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Baca lebih lajut »