Jepang Larang Peneliti Cina dan Rusia di Badan Antariksa |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Jepang Larang Peneliti Cina dan Rusia di Badan Antariksa |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 11 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 8%
  • Publisher: 63%

ISAS menetapkan standar baru untuk menerima peneliti dan mahasiswa asing.

Dalam foto yang dirilis oleh Xinhua News Agency, modul lab stasiun ruang angkasa China Mengtian dan roket Long March-5B Y4 diangkut ke area peluncuran di Pusat Peluncuran Satelit Wenchang di Provinsi Hainan, China selatan pada 25 Oktober 2022. China telah meluncurkan modul ketiga dan terakhir untuk menyelesaikan stasiun ruang angkasa permanennya, mewujudkan upaya lebih dari satu dekade untuk mempertahankan kehadiran awak yang konstan di orbit.

"ISAS menetapkan standar baru untuk menerima peneliti dan mahasiswa asing yang mulai berlaku pada September tahun lalu," kata sumber yang tidak disebutkan namanya dalam laporan tersebut.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Jepang Larang Peneliti China dan Rusia di Lembaga Ilmiah Antariksa, Ini AlasannyaJepang Larang Peneliti China dan Rusia di Lembaga Ilmiah Antariksa, Ini AlasannyaSebelum para peneliti dari China dan Rusia, ISAS sudah terlebih dulu melarang para peneliti dari Korea Utara, Iran, Irak, dan Belarus.
Baca lebih lajut »

Alasan Pemerintah Larang ASN Gelar Kegiatan Buka Puasa BersamaAlasan Pemerintah Larang ASN Gelar Kegiatan Buka Puasa BersamaPemerintah larang ASN gelar kegiatan buka puasa bersama.
Baca lebih lajut »

Peneliti: Akses air bersih dan sanitasi layak cegah stuntingPeneliti: Akses air bersih dan sanitasi layak cegah stuntingPeneliti sekaligus Ketua Komponen Fisik Studi Action Against Stunting Hub (AASH), Min Kyaw Htet menyampaikan bahwa meningkatkan akses air bersih dan sanitasi ...
Baca lebih lajut »

Bukan Kelelawar, Peneliti Ungkap Covid-19 Berasal dari Rakun di Pasar WuhanBukan Kelelawar, Peneliti Ungkap Covid-19 Berasal dari Rakun di Pasar WuhanPeneliti internasional mengatakan bahwa penularan Covid-19 dimulai dari hewan rakun pembawa virus yang ada di pasar Wuhan, China.
Baca lebih lajut »

Teh Hijau Bisa Atasi Depresi? Ini Kata PenelitiTeh Hijau Bisa Atasi Depresi? Ini Kata PenelitiTim peneliti dari Universitas Kumamoto Jepang meneliti apakah teh hijau bisa mengatasi depresi. Hasilnya?
Baca lebih lajut »

Heboh Anak-Istri Pejabat Pamer Kekayaan, Peneliti: Ada Kultur Kekuasaan yang Memuliakan UangHeboh Anak-Istri Pejabat Pamer Kekayaan, Peneliti: Ada Kultur Kekuasaan yang Memuliakan UangPenjelasan peneliti psikologi sosial Risa Permanadeli terkait fenomena flexing atau pamer harta kekayaan yang dilakukan pejabat negara dan keluarganya.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 04:00:26