Seorang jenderal Rusia Andrey Mordvichev menyebut invasi di Ukraina hanyalah batu loncatan untuk perang yang lebih besar melawan negara-negara Barat.
"Saya kira masih ada banyak waktu untuk dihabiskan. Tidak ada gunanya membicarakan periode tertentu. Jika kita berbicara tentang Eropa Timur, yang memang harus kita lakukan, tentu saja ini akan memakan waktu lebih panjang."
Para analis menilai Kremlin bisa saja tak cuma bertujuan memerangi Ukraina, tetapi ingin melampaui negara tetangganya tersebut, termasuk hingga ke Polandia yang merupakan anggota NATO.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jenderal AS: Serangan Balasan Ukraina ke Rusia Punya Waktu 30 Hari LagiJenderal AS mengakui bahwa serangan balasan Ukraina ke Rusia berjalan lebih lambat dari yang diperkirakan.
Baca lebih lajut »
Rangkuman Hari Ke-563 Serangan Rusia ke Ukraina: Deklarasi G20 | Target Wilayah Rusia DiungkapPada perang Rusia-Ukraina hari ke-563, para pemimpin G20 keluarkan deklarasi bersama di KTT G20 India dengan mengecam penggunaan kekuatan di Ukraina.
Baca lebih lajut »
Barat dan Kiev Kecam, Rusia Klaim Pemantau Asing Tidak Temukan Pelanggaran Pemilu Lokal RusiaKelompok pemantau tersebut terdiri dari perwakilan dari Argentina, Jerman, Spanyol, Meksiko, Serbia, Slovakia, dan Amerika Serikat, seperti laporan TASS.
Baca lebih lajut »
Pejabat Barat: Rusia Genjot Produksi Artileri, tetapi Masih Belum MemadaiRusia diperkirakan dapat meningkatkan produksi artileri dalam beberapa tahun ke depan menjadi sekitar 2 juta peluru per tahun, sekitar dua kali lipat dari perkiraan Barat sebelumnya. Namun, angka tersebut masih jauh dari kebutuhan perang Moskow di Ukraina, kata seorang pejabat Barat pada Jumat...
Baca lebih lajut »
Penasihat Zelenskyy Tuduh Elon Musk Bantu Rusia Serang Ukraina dengan Cara IniMykhaylo Podolyak menuduh bos X (Twitter) dan SpaceX, Elon Musk secara tidak langsung membantu Rusia menyerang Ukraina.
Baca lebih lajut »
G20 Tak Singgung Rusia dalam Konsensus KTT tentang Perang di UkrainaPara pemimpin G20 mengecam penggunaan kekuatan di Ukraina untuk mendapatkan keuntungan teritorial dalam sebuah konsensus KTT pada Sabtu (9/9/2023).
Baca lebih lajut »