Jenderal Collin Powell dan John Kerry Kompak Kecam Presiden AS Donald Trummp
"Donald Trump berpura-pura Rusia tidak menyerang pemilihan kita. Sekarang, dia tidak melakukan apa pun tentang Rusia yang memberikan hadiah pada pasukan kita,” tuduh Kerry.
“Jadi dia tidak akan membela negara kita. Dia tidak tahu bagaimana mempertahankan pasukan kita. Dia satu-satunya orang yang tertarik membela dirinya sendiri,"kata Kerry. "Inilah intinya, kepentingan kami, cita-cita kami, dan pria serta wanita pemberani kami yang berseragam tidak mampu membayar Donald Trump selama empat tahun lagi," kata Kerry."Pasukan kami tidak bisa keluar dari bahaya dengan bersembunyi di bunker Gedung Putih. Mereka membutuhkan presiden yang akan membela mereka. Presiden Biden akan melakukannya," katanya.
Pidato tak kalah keras sebelumnya disampaikan Colin Powell,tokoh Republikan yang telah sering melawan arah kebijakan partainya dengan mendukung kandidat presiden dari Partai Demokrat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Penjaga Gawang Legendaris Olympiakos Tutup UsiaTheodoridis sempat membela timnas Yunani sebanyak 12 kali dan menjabat sebagai wakil presiden dan manajer jenderal Olympiakos hingga kemudian diangkat sebagai presiden kehormatan.
Baca lebih lajut »
Busana Timor Tengah Selatan dari NTT yang Dipakai Presiden Jokowi Lambangan Keberanian dan Kekuatan - Tribunnews.comPresiden Jokowi menggunakan busana adat dari wilayah Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur saat memimpin upacara detik-detik proklamasi.
Baca lebih lajut »
Sumber Keamanan: Presiden dan PM Mali Keita Ditahan Pemberontak - Tribunnews.comPenangkapan ini terjadi setelah tentara melakukan pemberontakan di markas tentara Kati, di luar Bamako
Baca lebih lajut »
Michelle Obama: Biarkan Saya Jujur, Donald Trump adalah Presiden yang Salah untuk Negara Kita - Tribunnews.comPidato Michelle Obama telah menyita perhatian, lantaran telah mengecam Presiden Amerikan Serikat (AS) Donald Trump.
Baca lebih lajut »