Presiden Rusia Vladimir Putin telah memecat komandan operasi militer Rusia di Ukraina yang juga dikenal sebagai 'Jenderal Armageddon'.
- Presiden Rusia Vladimir Putin telah memecat komandan operasi militer Rusia di Ukraina yang juga dikenal sebagai"Jenderal Armageddon", Jenderal Sergei Surovikin pada Juni lalu. Atas pemecatan itu, Surovikin baru-baru ini buka suara.
Ia kemudian ditangkap pada bulan Juni dan diberhentikan sebagai kepala Angkatan Udara Rusia pada bulan Agustus. Lalu, Surovkin dikabarkan telah ditunjuk sebagai ketua Komite Koordinasi Masalah Pertahanan Udara di bawah Dewan Menteri Pertahanan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka , namun hal itu belum dikonfirmasi.
Publikasi tersebut tidak memerinci gereja mana yang dikunjungi Surovikin. Namun salah satu situs investigasi Agentstvo melaporkan bahwa gereja itu merupakan Gereja Martir Agung Demetrius dari Thessaloniki di desa Dmitrovskoe. Ini tak jauh dari tempat Surovikin di foto sebulan lalu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rusia Buru Trio Jenderal Ukraina Biang Kerok Teror dan Kejahatan PerangSatu perwira lainnya berpangkat kolonel.
Baca lebih lajut »
Jenderal Ukraina Pamer Skill Pasukan Darat, Sniper 'Ghost' Hantam Tentara Rusia dari Jarak 1,5 Kmpara penembak jitu Ukraina menggunakan senapan BARRET MRAD 338, senjata yang diproduksi oleh Perusahaan Senjata Api Barret Australia-Amerika
Baca lebih lajut »
Sekutu Putin 'Berkhianat', Begini Respons RusiaKremlin mengkritik keputusan parlemen Armenia untuk bergabung dengan Mahkamah Pidana Internasional.
Baca lebih lajut »
Vladimir Putin Disebut-sebut akan Calonkan Diri jadi Presiden Rusia di Pemilu 2024Diberitakan Kommersant, November mendatang, Putin akan mengumumkan rencananya mencalonkan diri sebagai Presiden Rusia lagi.
Baca lebih lajut »
Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-587: Ukraina Tuduh Elon Musk Dorong Propaganda RusiaUpdate perang Rusia vs Ukraina, Selasa (3/10/2023). Ukraina menuduh Elon Musk mendorong propaganda Rusia setelah mengunggah meme Volodymyr Zelensky.
Baca lebih lajut »