Pengungsi Rohingya meninggal saat dalam perjalanan dengan kapal menuju Malaysia
REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Direktur Jenderal Badan Penegakan Maritim Malaysia , Mohd Zubil Bin Mat Som, mengatakan, belasan pengungsi Rohingya yang meninggal dan jenazahnya dilepaskan ke lautan dalam perjalanan menuju negara itu, Rabu . Mereka harus menempuh perjalanan penuh liku selama empat bulan di lautan sebelum menepi. Baca Juga Pengungsi Rohingya yang kapalnya rusak telah mendarat di pulau Langkawi, Malaysia pada 8 Juni membawa dengan 269 orang di dalamnya.
Nasib hampir 500 pengungsi Rohingya yang tetap berada di"Motherboat 1" setelah transfer di laut tidak diketahui hingga saat ini. Zubil menyatakan, pihak berwenang tidak dapat melacak lokasi kapal besar tersebut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tahap Pertama Menuju Makrifat Menurut Imam Al-Ghazali |Republika OnlineImam Al-Ghazali menyebutkan tahapan yang harus dibereskan menuju makrifat.
Baca lebih lajut »
Kota Tanjungpinang Menuju Zero Hijau Covid-19 |Republika OnlineKini hanya tersisa satu pasien dirawat di RS.
Baca lebih lajut »
Menjijikkan! Sungai di Pasuruan Ini Penuh Sampah, Ada Kasur hingga TelevisiPemandangan menjijikkan terlihat di sungai yang berada di Desa Tambak Lekok, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Sungai yang menuju ke laut itu dipenuhi sampah. Sampah Pasuruan
Baca lebih lajut »
Pemkot Depok Izinkan Kegiatan OlahragaKota Depok saat ini sudah berada dalam zona kuning menuju zona hijau.
Baca lebih lajut »
Bakamla: Tata Keamanan Laut Belum Optimal |Republika OnlineAdanya tumpang tindih kewenangan di wilayah perairan dan yurisdiksi Indonesia.
Baca lebih lajut »
Inpres Ekolognas Diharapkan Percepat Kinerja Tol Laut |Republika OnlineTol laut jadi andalan untuk pastikan pasokan logistik ke daerah tetap aman dan lancar
Baca lebih lajut »